Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Selama Dua-Tiga Hari ke Depan, Ini Prakiraan Cuaca di Manggarai
Regional NTT

Selama Dua-Tiga Hari ke Depan, Ini Prakiraan Cuaca di Manggarai

By Redaksi9 Februari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com- Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Cabang Ruteng memperkirakan cuaca di Manggarai selama dua atau tiga hari ke depan yaitu hujan dengan intensitas ringan sampai sedang.

Prakiraan tersebut berdasarkan analisis citra satelit, data pengamatan, dan model prakiraan cuaca.

“Potensi hujan lebat disertai angin kencang masih dapat terjadi,” tulis BMKG Ruteng yang dihubungi VoxNtt.com melalui laman mereka “Stasiun Meteorologi Ruteng”, Kamis (9/2/2017).

Lebih lanjut, BMKG Ruteng menjelaskan kecepatan angin di wilayah Manggarai berkisar 18-50 km/jam selama dua hingga tiga hari ke depan.

Sedangkan tinggi gelombang Laut Sawu, Perairan Utara Flores, dan Selat Sumba diprakirakan kurang lebih mencapai 2,5 meter.

Karena itu mereka menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap kondisi cuaca buruk yang masih dapat terjadi dalam bulan Februari ini.

“Sebaiknya terhadap pohon-pohon tinggi yang berusia tua di sekitar rumah maupun bangunan lainnya perlu dilakukan pemangkasan, sehingga dapat menghindari kerusakan akibat tertimpa pohon yang roboh,” harap BMKG Ruteng.

Untuk para nelayan, mereka menghimbau agar tidak memaksa diri untuk melaut saat gelombang masih tinggi. (Ardy Abba/VoN).

Manggarai
Previous ArticleDemo Aruk Tak Kantongi STTP dari Polisi
Next Article Bocah Perempuan Tewas Tenggelam di Pantai Mbolata Matim

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.