Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dua Nelayan Lembata Hilang, Tim SAR Temukan di Perairan Pantar
Regional NTT

Dua Nelayan Lembata Hilang, Tim SAR Temukan di Perairan Pantar

By Redaksi10 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proses pencarian dua nelayan asal Lembata yang hilang di Perairan Lembata Selatan (Foto: Dok. Tim SAR)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

VoxNtt.com- Dua nelayan asal Kampung Bakaor, Desa Wulandoni, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata-Flores dikabarkan hilang sejak Selasa, 7 Februari 2017 lalu.

Kedua nelayan yang diketahui bernama Yohanes Kollin (25 tahun) dan Bernadus Boli Udjan (16 tahun) dilaporkan hilang saat hendak mencari ikan di Perairan Lembata Selatan.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ketut Gede Ardana mengungkapkan, pihaknya baru mengetahui kabar hilangnya dua nelayan tersebut setelah mendapat laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata, Kamis kemarin.

“Keduanya dilaporkan belum kembali saat mencari ikan di Perairan Lembata Selatan, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, diperkirakan pada koordinat 08°32’28,40″S – 123°27’20,87″E,” kata Ardana kepada VoxNtt.com melalui ponselnya, Jumat (10/2/2017).

Usai menerima laporan tersebut, kata dia, tim pencari mulai bergegas sejak Kamis pagi.

Mereka yang dilibatkan dalam proses pencarian antara lain, Pos SAR Maumere, BPBD Lembata, Pos Angkatan Laut (AL) Lembata, Camat Wulandoni, keluarga dan nelayan setempat.

Tim ini mulai menyusuri Perairan Lembata Selatan dengan menggunakan dua unit perahu motor.

Ardana mengatakan, kendati berusaha keras untuk menemukan korban, namun proses pencarian sepanjang hari Kamis kemarin masih berbuntut nihil.

“Saat pencarian Kamis, kondisi cuaca antara lain, angin barat-barat laut dengan kecepatan 8-25 Knot.  Tinggi gelombang laut mencapai 1- 3,5 meter dan cuaca hujan ringan,” katanya.

Hari ini Jumat, lanjut Ardana, tim pencari kembali melakukan pencarian. Kedua nelayan tersebut kemudian berhasil ditemukan di Perairan Desa Waelawar-Pulau Pantar, Kabupaten Alor. Mereka dalam keadaan selamat.

“Mereka tidak pulang ke rumah, karena cuaca saat itu kurang bagus, terjadi gelombang tinggi dibarengi dengan angin dan hujan,” tutup Ardana. (Ardy Abba/VoN)

Lembata
Previous ArticleSebanyak 5 Kader Gerindra Didorong Maju di Pilkada TTS
Next Article Lubang Bekas Longsor Sisi Jalan Ruteng-Reo Masih Menganga

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.