Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Lama Mangkrak, Terminal Tumbur Mulai Rusak
Regional NTT

Lama Mangkrak, Terminal Tumbur Mulai Rusak

By Redaksi13 Februari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi terminal Tumbur, di Kelurahan Satar Peot, Manggarai Timur
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com-  Sudah sekian lama terminal Tumbur di Kelurahan Satar Peot, Manggarai Timur mulai rusak. Sampai saat ini terminal ini mangkrak dan belum bisa dipakai.

Kerusakan terjadi pada bagian atap, jendela, bak penampungan WC, pintu dan landasan parkir.

Pantauan VoxNtt.com pada Senin, (13/02/2017) di lokasi, sink ruangan tunggu mulai terlepas sehingga air hujan masuk ke dalam terminal.

Selain itu,  bak penampungan WC juga rusak. Saat hujan, air hujan masuk ke dalam bak dan menggenang di dalamnya.

Sementara pada bagian jendela, kaca-kaca pecah dan berserak di lantai. Pemandangan ini semakin suram oleh landasan parkir yang juga sudah rusak.

Ferdi, warga di sekitar terminal mengatakan kerusakan tersebut terjadi dengan sendirinya, bukan akibat ulah manusia.

“Rusak sendiri, bukan dibikin orang” katanya singkat.

Humas Protokol Matim  yang diminta konfirmasi soal ini, belum bisa hubungi.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, pembangunan terminal ini menghabiskan Rp 1.177.864.000 dari APBD Manggarai Timur tahun 2014.

Proyek ini dikerjakan oleh CV. Eka Jaya berdasarkan kontrak bernomor 16/PPK/DISHUB/2014. (Ano Parman, VoN).

Manggarai Timur
Previous ArticleNiko Martin Surati BPKP Minta Audit RSUD Matim
Next Article Jelang Pilkada Serentak di NTT, Getar Nusa Ajak Pemilih Jangan Tusuk Koruptor

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.