Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Atasi Krisis Air, PDAM Borong Benahi Pipa
Regional NTT

Atasi Krisis Air, PDAM Borong Benahi Pipa

By Redaksi17 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas PDAM sedang memperbaiki pipa di Peot
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Borong membenahi pipa penyalur air di Peot, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Dikabarkan, upaya pembenahan pipa penyalur air tersebut dilakukan untuk mengatasi krisis air di kampung itu.

Pantauan VoxNtt.com, perbaikan pipa tersebut dimulai dari Kapela Peot hingga di depan rumah adat Peot.

Petugas PDAM yang ditemui di lokasi, Kamis (16/2/2017) mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memperbaiki beberapa buah pipa yang tergusur pada saat pelebaran jalan Golo Karot-Lehong sekitar 3 bulan yang lalu.

Perbaikan dilakukan dengan menggantikan pipa-pipa yang rusak dan tidak layak pakai. Pihak PDAM juga menggali tanah untuk menanamkan pipa baru agar tidak gampang rusak.

“Kami hanya perbaik pipa-pipa yang rusak karena pelebaran (jalan) berapa bulan,” katanya.

Emi, warga Peot kepada VoxNtt.com mengaku, di wilayahnya sudah lama mengalami kekurangan air.

“Sudah hampir 3 bulan, pas waktu itu ada pelebaran jalan,” katanya.

Keadaan ini, lanjut Emi, membuat warga  kesulitan memenuhi kebutuhan air, baik untuk rumah tangga maupun kebutuhan lainnya.

“Air minum saja kami timba di sana, sedangkan untuk mandi kadang kami beli air tanki,” katanya.

Sedangkan Elias, warga Peot lainnya yang ditemui secara terpisah menyesalkan keterlambatan pihak PDAM Borong dalam menanggapi situasi ini.

“Kenapa baru sekarang? Inikan sudah lama,” oceh Elias keheranan.

Kendati kecewa, namun dia tetap berharap ke depan PDAM cepat tanggap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. (Ano Parman/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticlePelajar Asal Pulau Mesah Mabar Tewas di Bima-NTB
Next Article Tindak Setiap Tersangka Korupsi, Adel Minta Jaksa Harus Adil

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.