Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tindak Setiap Tersangka Korupsi, Adel Minta Jaksa Harus Adil
Regional NTT

Tindak Setiap Tersangka Korupsi, Adel Minta Jaksa Harus Adil

By Redaksi17 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Adel Bana ketika berada di Kantor Kejari TTS (Kamis 16/2/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE,VoxNtt.com – Adel Bana, terpidana kasus korupsi dana penyelenggaraan Pilkada Timor Tengah Selatan (TTS) meminta pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten itu agar adil dalam menindak setiap tersangka.

Kepada VoxNtt.com di Kantor Kejari TTS, Kamis (16/2/2017) mengatakan, ada kesan pihak kejaksaan tidak berlaku adil kepada setiap tersangka kasus korupsi. Kesan itu ia dapatkan dari pengalamannya saat ditahan sebagai tersangka.

“Saya minta Jaksa adil untuk setiap orang tersangkut kasus korupsi untuk ditahan sama halnya dengan saya waktu itu. Saya waktu menjadi tersangka sudah langsung ditahan, tapi ini tidak. Apa karena seorang tersangka adalah pejabat sehingga tidak ditahan,” kata Adel saat ditemui di sela-sela pemeriksaannya di Kantor Kejari TTS.

Dalam kesempatan tersebut, ia meminta agar hukum harus berlaku adil. Jangan ada kesan hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Hukum harus memberikan rasa keadilan bagi siapa saja.

Tak hanya Adel, sebelumnya Aliansi Rakyat Anti Korupsi (Araksi) juga meminta pihak Kejari TTS agar berlaku adil terhadap siapa saja yang tersangkut kasus dugaan korupsi, terutama mereka yang sudah berstatus sebagai tersangka.

Araksi saat konfrensi pers meminta agar penyidik segera menahan tersangka kasus dugaan korupsi dana konsumsi pelantikan bupati dan wakil bupati TTS, serta dana peresmian kantor bupati berinisial ST.

Sementara Kepala Kejari TTS, Oscar Douglas Riwu yang dikonfirmasi melalui Kasi Intel Nelson Tahik mengatakan, sampai dengan saat ini penyidik belum merasa perlu untuk melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi ST.

Nelson menjelaskan, dalam kasus tersebut pihaknya menggunakan Pasal 2 dan 3 undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 sebagai perubahan dari UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ancamannya maksimal 20 tahun penjara. (Paul/VoN)

TTS
Previous ArticleAtasi Krisis Air, PDAM Borong Benahi Pipa
Next Article Gelar Muscab II, Partai Hanura TTU Targetkan 5 Kursi di DPRD

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.