Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pelajar Asal Pulau Mesah Mabar Tewas di Bima-NTB
HEADLINE

Pelajar Asal Pulau Mesah Mabar Tewas di Bima-NTB

By Redaksi17 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,VoxNtt.com- Seorang pelajar kelas II SMKN 1 Bima, NTB, Asrul asal Pulau Mesah, Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat (Mabar) tewas di Bima-NTB, Jumat (17/2/2017) siang sekitar pukul 10.00 Wita.

Arsul tewas diduga di serang oleh Enam orang tak dikenal dengan menggunakan pisau usai pulang dari sekolah.

Keluarga Asrul asal Pulau Mesah, Ahyar Abadi kepada VoxNtt.com, Jumat (17/2/2017) mengatakan mayat korban sudah tiba di Pulau Mesah sekitar pukul 21.00 Wita dengan menggunakan Speedboat.

“Usai mendengar laporan tentang kematian Asrul, Keluarga dari Pulau Mesah langsung jemput korban di Bima-NTB dengan mengunakan Speedboat dari Labuan Bajo,” ujar Ahyar Abadi.

Menurut Ahyar, Asrul tewas saat hendak dibawa ke Rumah Sakit Bima dari tempat kejadian pembacokan. Korban di dibacok oleh enam orang yang tak dikenal di Bima-NTB.

Selain Asrul, dua rekan Asrul yang berasal dari Labuan Bajo bernama Ipunk dan Dandi juga dibacok oleh enam pelaku tersebut.

Kedua rekan Asrul saat ini sedang kritis di salah satu Rumah Sakit di Bima-NTB. Saat ini Polres Bima Kota sedang menangani tewasnya Asrul.

Asrul sendiri adalah putra bungsu dari almarhum Halid dan Ibu Ipa yang merupakan warga Pulau Mesah, Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo.

“Direncanakan, korban akan dimakamkan besok (Sabtu) di perkuburan umum Pulau Mesah,” kata Ahyar.

Ahyar Abdi berharap agar pihak kepolisian di Bima NTB mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap Asrul serta segera menangkap enam pelaku pembunuhan. (Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleIkut Seleksi THL Kesehatan, Peserta Minta Pemkab Matim Tidak Tebang Pilih
Next Article Atasi Krisis Air, PDAM Borong Benahi Pipa

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.