Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Debat Ilmiah, Cara Remaja Kampung Deru Nikmati Malam Minggu
HEADLINE

Debat Ilmiah, Cara Remaja Kampung Deru Nikmati Malam Minggu

By Redaksi19 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Remaja kampung Deru saat memperdebatkan pro-konta Ujian Nasional
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Belajar adalah cara mengubah perilaku, ketajaman berpikir serta mengasa potensi diri yang terpendam.

Kesadaran itulah yang memotivasi sedikitnya 100 remaja yang tergabung dalam komunitas Pemuda Peduli Pendidikan Masyarakat Deru (P3MD) di kampung Deru, Desa Mokel, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur.

Lewat komunitas ini, para remaja berkumpul pada setiap malam minggu untuk belajar dengan mengadakan debat ilmiah dengan tema yang telah disepakati bersama.

Beragam tema mereka angkat dalam forum debat seperti debat pada Sabtu, (18/02/2017). Kali ini para peserta sepakat untuk mendebatkan soal pro-kontra ‘Pentingkah Ujian Nasional di Indonesia’.

Tak hanya tema pendidikan, tema politik, ekonomi dan sosial juga menjadi sorotan utama mereka.

Ketua umu P3MD, Ricardus Derosari ketika diwawancarai VoxNtt.com di sela-sela kegiatan berlangsung menjelaskan melalui wadah P3MD para pemuda kampung dapat mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki oleh peserta.

“Dalam debat kami tidak hanya berlatih untuk bicara, tapi juga menambah pengetahuan kami lewat tema-tema yang dibicarakan” kata Ricardus.

Ia menjelaskan P3MD merupakan organisasi kecil satu-satunya di Kampung Deru yang bertujuan untuk melatih mental, minat dan bakat anak-anak P3MD agar bisa berpikir kritis.

Selama ini, kata dia, kegiatan ini telah diikuti oleh anak dan remaja dari tingkat SD, SMP, SMA/MK.

Selain itu tujuan lain agar anak-anak P3MD tidak menggunakan waktu malam minggu dengan sia-sia.

“Dalam mengikuti kegiatan debat setiap malam minggu banyak sekali perubahan baik dalam berinteraksi sosial maupun dalam kegiatan KBM di sekolah, mereka merasa bahwa pemahan mereka berlahan-lahan mulai berubah” tutur Ricardus.

Sementara itu, Epinus Ten salah satu peserta debat Komunitas P3MD mengakui bahwa dirinya merasa bangga dan senang ketika pertama kali bergabung dan mengikuti kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat membantu saya dalam hal berpikir kritis, dan dapat berubah dari tidak tau menjadi tau” kata Epinius. (Kontributor: Mulia Donan/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleVideo: Api Dengan Cepat Melahap Kantor Kejaksaan Negeri Ruteng
Next Article Kantor Kejari Ruteng Terbakar, Kajari Agus Angkat Bicara

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.