Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Ratusan Umat Paroki St. Paulus Jerebu’u Dapat “Meterai” Tanda Milik Allah
HEADLINE

Ratusan Umat Paroki St. Paulus Jerebu’u Dapat “Meterai” Tanda Milik Allah

By Redaksi19 Februari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Uskup Vincent Poto Kota (Foto: Flores Inside)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com- Sebanyak 389 remaja di Paroki St. Paulus Jerebu’u, kecamatan Jerebu’u Kabupaten Ngada, menerima sakramen penguatan (Krisma) oleh Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Poto Kota di Gereja Paroki St.Paulus Jerebuu pada Minggu (19/2/2017).

Disaksikan VoxNtt.com, ribuan umat turut hadir dan menjadi saksi pengurapan minyak krisma kepada 389 peserta tersebut.

Sebelum menumpangkan tangan dan mengurapi peserta dengan minyak krisma, Uskup Vincent mengajak ribuan umat untuk kembali memperbaharui janji baptis.

Dalam kotbahnya Uskup mengajak semua umat Allah untuk hidup berdampingan dengan saling mengasihi sesama manusia.

“Kasihi musuh-musumu dan berdoalah bagi mereka yang menganiayamu” kata Uskup.

Mgr.Vincent juga mengajak semua umat agar menyempurnakan diri di hadapan Allah dengan hidup saling mengasihi. Juga menngajak umat agar menciptakan suasana Kasih dimanapun tempatnya baik dalam keluarga, Komunitas, lingkungan, bangsa dan negara.

“Hendaknya Hukum Kasih dihidupkan dan dijalankan karena dengan demikian kita menjadi sempurna di hadapan Allah” katanya.

Dijelaskan sakramen krisma adalah satu dari tiga sakramen inisasi kristen yaitu sakramen Baptis, Ekaristi dan pengutan atau krima.

Dalam sakramen krisma, si penerima mendapat kepenuhan Roh Kudus sehingga dapat secara penuh dan aktif berkarya dalam gereja.

“Dengan menerima sakramen krisma, kita menerima Roh Kudus yang merupakan meterai, tanda kita ini milik Allah,” kata Uskup. (Arton/Von).

Ngada
Previous ArticleSoal Penggalian Tanah Rumah Sakit, dr Surip Minta Tanya dr Lipus
Next Article Foto: Sampah di Kota Sejarah

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.