Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»KPU DKI Putuskan Kampanye Pada Putaran Kedua
NASIONAL

KPU DKI Putuskan Kampanye Pada Putaran Kedua

By Redaksi23 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta,VoxNtt.com-Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta memutuskan putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahap II pada April 2017 mendatang disertai dengan kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Komisioner KPUD DKI Jakarta Bidang Kampanye, Dahliah Umar, kepada wartawan di kantornya, Rabu (22/2/2017).

“Keputusan tersebut sesuai kesepakatan antara KPU DKI Jakarta dengan KPU RI,” kata Dahliah Umar.

Dahliah menjelaskan, salah satu pertimbangan KPUD memutuskan putaran kedua disertai dengan kampanye adalah jarak waktu yang cukup panjang dari pengumuman hasil Pilkada putaran pertama menuju putaran kedua.

Sesuai jadwal awal, putaran kedua Pilkada DKI akan digelar pada 19 April 2017.

KPUD DKI juga memberikan waktu dari hasil resmi KPUD tersebut bagi pasangan calon yang akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Jika demikian adanya, KPUD DKI akan menjadwal ulang Pilkada putaran kedua pada bulan Juni 2017.

Lebih lanjut Dahliah menjelaskan, pertimbangan lain keputusan menggelar kampanye paslon pada putaran kedua berdasarkan hasil evaluasi putaran kedua pada Pilkada DKI tahun 2012 silam.

Hal tersebut menurutnya karena panjangnya dari hasil resmi KPUD ke putaran kedua. Ia khawatir paslon akan tetap melakukan kegiatan bernuansa kampanye.

“Kami khawatir jika tidak ada masa kampanye, pasangan calon justru melakukan kegiatan-kegiatan bernuansa kampanye. Jadi KPUD DKI memberikan ruang kepada dua pasang calon untuk tetap berkampanye dan bertemu langsung dengan masyarakat,” pungkas Dahliah. (Ervan Tou/VoN)

Nasional
Previous ArticlePub di Cepi Watu Diminta Tutup
Next Article Sosialisasi 4 Pilar di Maumere, AHP Sebut Ahok Korban Diskriminasi

Related Posts

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026

Benny Harman: Jurnalis Berperan Jaga Hukum dan Pluralisme di Labuan Bajo

10 Februari 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.