Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jelang Akreditasi, Tim Pokja RSUD Kefamenanu Studi Banding di Bajawa
Regional NTT

Jelang Akreditasi, Tim Pokja RSUD Kefamenanu Studi Banding di Bajawa

By Redaksi24 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Plt Direktur RSUD Kefamenanu, Robertuss Tjeuenfin
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com- Hingga kini pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sibuk menyiapkan banyak hal menuju akreditasi di tahun 2017 ini.

Dalam rangka menuju akreditasi tersebut, Plt Direktur RSUD Kefamenanu, Robertus Tjeuenfin bersama 15 orang tim Kelompok Kerja (Pokja) melakukan kunjungan kerja ke Bajawa, Kabupaten Ngada.

Di Ngada ia dan rekannya melakukan studi banding di RSUD Bajawa yang sudah terakreditasi sejak tahun 2012 lalu. Kegiatan tersebut dilakukan pada 24-25 Februari 2017.

Plt Direktur RSUD Kefamenanu, Robertus Tjeuenfin disela-sela kunjungannya mengaku, kedatangannya bersama tim Pokja yakni untuk melakukan studi banding mengenai mutu akreditasi, dalam hal ini manajemen penunjang.

“Kami di sana empat spesial dasar sudah ada, hanya manajemen sepesial penunjang belum ada,” kata Robertus di sela-sela kunjungannya  di RSUD Bajawa, Jumat (24/2/2017).

Dia menjelaskan, dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan, sistem akreditasi RSUD mengacu pada pelayanan berfokus pada pasien.

Selain itu, kesinambungan pelayanan harus mengutamakan keselamatan pasien sebagai standar utama.

“RSUD Bajawa termasuk tergolong kecil, pegawai dan para medis hanya sedikit, tapi mampu berkembang pesat dan mampu berkompotisi dengan RSUD lainnya yang lebih besar,” katanya

“Olehya sangat pantas bagi kami melakukan studi banding di RSUD Bajawa. Sebagai bahan pembelajaran mengenai peningkatan mutu dan akreditasi untuk diterapkan dalam proses peningkatan mutu dan akreditasi di RSUD Kami,” tambah Robertus.

Robertus berharap, RSUD Kefamenanu nantinya dapat mengikuti jejak RSUD Bajawa dalam menyukseskan proses akreditasi.

Sementara Direktur RSUD Bajawa, drg Maria W. Betu mengatakan, dalam proses persiapan tim Pokja harus menyiapkan sejumlah dokumen yang menjadi syarat akreditasi.

Direktur RSUD Bajawa drg Maria W. Betu, MPH

“Ada empat pokja yang berikan kualifikasi pendidikan staf, pencegahan dan pengendalian infeksi, hak pasien dan keluarga, dan Sasaran keslamatan pasien,” katanya

Maria mengaku, selain RSUD Kefamenanu yang pernah melakukan studi banding ke rumah sakitnya, juga RUSD Ruteng, Larantuka, Nagekeo, dan Cancar pernah datang. (Arton/VoN)

Ngada TTU
Previous ArticleBatal Resmikan Teras BRI Lewat Tele Conference, Jokowi Direncanakan Hadir di Labuan Bajo
Next Article Jalan Menuju Kampung Ende Borong Rusak Parah

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.