Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun 2016, Pertanahan Matim Sumbang Rp 103 Juta ke Kas Negara
Regional NTT

Tahun 2016, Pertanahan Matim Sumbang Rp 103 Juta ke Kas Negara

By Redaksi25 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Tahun 2016, Kantor Badan Pertanahan Manggarai Timur (Matim) menyumbang103 juta rupiah ke kas negara. Sumbangan tersebut bersumber dari pendapatan yang dipungut secara legal berdasarkan ketentuan yang berlaku.

“Pelayanan survei, pengukuran dan pemetaan tanah Rp. 41.402.000. Pelayanan pemeriksaan tanah Rp. 32.584.180. Pelayanan pendaftaran tanah Rp. 16. 346.371 dan pelayanan informasi pertanahan Rp. 10.698.696. Jadi, total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kantor Pertanahan Matim tahun 2016 yang disetor ke kas negara sebesar Rp. 103.031.247,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Badan Pertanahan Matim, Yohana Mere Seme melalui Whats App (WA), Jumat (24/2/2017).

Ia menjelaskan pendapatan tersebut bisa ditingkatkan, jika kendala internal dapat diatasi terutama yang berkaitan dengan urusan pelayanan pengukuran dan pemetaan tanah.

“Belum tersedianya kendaraan roda 2/4 yang layak dan dapat menjangkau seluruh medan di Matim. Yang kedua, kendala sumber daya manusia (PNS) terutama pelayanan teknis,” katanya.

Selain itu, lanjut Seme, pihaknya juga menghadapi kendala lain yaitu rendahnya partispasi masyarakat. Menurutnya, ini masalah lama yang terus diatasi instansinya.

“Kendalanya juga kesadaran masyarakat dan ini persoalan dari dulu. Kami sangat berharap supaya masyarakat lebih aktif lagi dalam urusan seperti ini. Makanya kami sudah berapa kali buat iklan masyarakat di radio untuk sosialisasikan semua apa yang menjadi program kita,” imbuhnya. (Ano Parman/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleDi Manggarai, Sebanyak 58 Ribu Orang Sangat Miskin
Next Article Di Putaran II Pilgub DKI Jakarta, Ini Sikap PPP

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.