Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Terkait Jenazah Linda, BP3TKI Kupang: Awalnya Kami Tidak Tahu
Human Trafficking NTT

Terkait Jenazah Linda, BP3TKI Kupang: Awalnya Kami Tidak Tahu

By Redaksi27 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala BP3TKI Kupang, Tato Tirang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt.com-Kepala Balai Pelayanan Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang, Tato Tirang menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya pengiriman Jenazah Linda Bunu (36), TKI asal Sumba Barat yang meninggal di Penang-Malaysia Barat.

BACA: Jenazah TKI Asal Sumba Barat Tertahan 3 Hari di Kargo Bandara Eltari

Hal tersebut disampaikan Tito kepada media VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (27/02/2017).

“Kalo ini kami tidak tau sampai jenazah dikirim. Karena pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia Penang (KJRI Penang) tidak bersurat, atau menginformasikan pada kami akan hal ini. Besyukur pihak Kargo menghubungi kami dan itupun sudah 3 hari jenazah tertahan disana” tegas Tirang.

Pihak BP3TKI Kupang, lanjut Tirang mensinyalir adanya dugaan human trafficking saat perekrutan dan pengiriman TKI Asal Sumba Barat ini.

Sebab, nama dan orang yang merekrut Linda Bunu tidak ada didatabase BP3TKI. Selain itu, proses pemulangan jenazah Linda Bunu tidak berkoordinasi dengan pihak BP3TKI Kupang.

Sementara itu, Keluarga yang berada di Kupang, John Kariman menjelaskan bahwa mereka juga baru mengetahui keberadaan jenazah Linda Bunu di Kargo Bandara El Tari Kupang pada hari minggu pagi setelah mendapat sms dari keluarga di Sumba.

“Kemarin jam 09.00 pagi saya mendapat sms yang berbunyi tolong keluarga disitu pergi liat jenazah Ida (Linda Bunu-Red) di Kargo Bandara ElTari Kupang. Karena itu kami ke Kargo dan langsung urus itu jenazah” kisah Kariman.

Pihak BP3TKI telah berkoordinasi dengan pihak keluarga yang berada di Kupang serta menjadwalkan pengiriman jenazah menuju kampung halaman Linda Bunu besok, Selasa (28/02/2017) pada pukul 11.00 siang.

Segala pembiayaan terkait pengangkutan jenazah ditanggung pihak BP3TKI Kupang serta akan diterima oleh P4TKI di Waingapu.

Hingga saat ini jenazah masih disemayamkan di Kamar Jenazah RSUD Prof.DR.W.Z.Kupang sejak minggu (26/02/2017) sampai keberangkatannya. (Florianus Sambi Dede/Von).

Kota Kupang
Previous ArticleJenazah TKI Asal Sumba Barat Tertahan 3 Hari di Kargo Bandara Eltari
Next Article Ketua DPRD Mabar Geram Lihat Sampah Berserakan di Bukit Cinta

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.