Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Servas Wawo Meninggal, Polisi: Tidak Ada Tanda-Tanda Kekerasan
HEADLINE

Servas Wawo Meninggal, Polisi: Tidak Ada Tanda-Tanda Kekerasan

By Redaksi6 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Polisi Resor Ngada sedang melakukan olah TKP atas kematian Servasius Wawo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com- Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ridwan kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (6/3/20170 mengaku tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam jazad Servas Wawo (58)

Menurut Iptu Ridwan, polisi menduga korban jatuh dari atas pohon Nangka di kebun miliknya. Sebab, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukan tak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.

Dia mengatakan, istri korban tidak mau jazad suaminya dibawa dan diperiksa di rumah sakit. Mereka menyatakan telah menerima kematian korban sebagai musibah.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, warga Desa Dizi Gheda, Kecamatan Golewa Barat-Ngada itu ditemukan tewas di kebun miliknya, tepatnya di bawah pohon Nangka pada Minggu, 5 Maret 2017 sekitar pukul 16.00 Wita.

Korban ditemukan oleh istrinya sendiri pada saat membawa makan di kebun miliknya di daerah Tokalopi.

Baca: Servas Wawo, Warga Dizi Gedha Ditemukan Tewas di Bawah Pohon Nangka

Warga setempat Dedy Nage, kepada VoxNtt.com, Sabtu (4/3/2017) malam melalui pesan Whats Apps mengatakan korban pada Sabtu pagi pergi ke kebunnya di Tokalopi.

Siang menjelang sore istrinya ke kebun hendak membawa makanan kepada korban.

Sampai di kebun, istrinya mendapatkan sang suami sudah tak bernyawa lagi.

Kejadian itu telah ditangani Polisi resor Ngada. Tempat kejadian perkara telah dipasang garis polisi. (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticleBantuan ke Posko Peduli Kasih Terus Mengalir
Next Article Usut Kasus Pompa Hydrant di Nagekeo, Polisi Libatkan Tim Teknik Uniflor Ende

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

PADMA Indonesia Desak Pemkab dan DPRD Ngada Dukung Autopsi Forensik Kasus Kematian YBS

15 Februari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.