Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Usut Kasus Pompa Hydrant di Nagekeo, Polisi Libatkan Tim Teknik Uniflor Ende
HEADLINE

Usut Kasus Pompa Hydrant di Nagekeo, Polisi Libatkan Tim Teknik Uniflor Ende

By Redaksi6 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ridwan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com- Pihak Kepolisian Resort Ngada melibatkan tim teknik dari Universitas Flores (Uniflor) Ende dalam mengusut kasus dugaan korupsi proyek pompa hydrant di Kabupaten Nagekeo.

“Untuk kasus itu kami tetap lanjut. Rencana hari Kamis ini kami koordinasi dengan (tim) teknik Uniflor Ende untuk minta tenaga ahli melakukan kajian di lapangan nanti,” kata Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ridwan Kepada VoxNtt.com, Senin (6/3/2017).

Sebelumnya, Kapolres Ngada AKBP Andy Nurwandy mengatakan, dalam mengusut kasus dugaan korupsi pompa hydrant pihaknya telah memerintahkan penyidik tipikor agar lebih bekerja intensif. Polisi tidak tebang pilih dalam menagani kasus ini meski yang terlibat langsung ialah anggota DPRD Nagekeo, Rofinus Jo Wasek.

Dikatakan, kendati Rofinus Jo Wase menjabat sebagai anggota DPRD Nagekeo, namun dalam kasus ini ia dalam kapasitas sebagai rekanan proyek.

Untuk diketahui, kasus dugaan korupsi proyek pompa hydrant di Rendu, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo dikerjakan oleh CV Moresa tahun 2010 lalu. Pemilik CV ini ialah Rofinus Jo Wasek yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Nagekeo.

Proyek senilai Rp 1 miliar lebih itu diduga tidak dimanfaatkan masyarakat hingga saat ini lantaran peralatan sudah tidak berfungsi. Pompa hydrant hanya berfungsi saat masa uji coba.

Pada tahun 2016 lalu warga Rendu melaporkannya ke Polres Ngada.

Sejak dilaporkan, pihak Polres Ngada terus melakukan penyelidikan.  Hingga kini pihak polisi memasuki tahapan mengundang tim teknik untuk membantu melakukan kajian lapangan. (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo Ngada
Previous ArticleServas Wawo Meninggal, Polisi: Tidak Ada Tanda-Tanda Kekerasan
Next Article Ketua MPR Dukung KPK Tindak Tegas DPR yang Korupsi

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.