Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Puluhan Rumah Warga Bolok Kupang Terendam Banjir
HEADLINE

Puluhan Rumah Warga Bolok Kupang Terendam Banjir

By Redaksi9 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Banjir
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kupang pada Rabu (8/3/2017) menyebabkan puluhan rumah warga  di RT VIII, RW IV dan RT V, RW III Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang terendam banjir.

Berdasarkan pantauan VoxNtt.com, banjir yang merendam rumah warga di dua lokasi tersebut setinggi lutut orang dewasa, bahkan di RT V, RW III air yang tergenang setinggi perut orang dewasa.

Saking dalamnya, anak-anak di wilayah tersebut menjadikan genangan air  sebagai tempat rekreasi. Mereka berenang di situ walau airnya sangat kotor.

Sementara orang dewasa sibuk menyelamatkan barang-barang seperti kulkas, sofa, meja dan perabot rumah lainnya untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih tinggi.

Seorang korban banjir, Susana Tuliu Kaes kepada media ini mengatakan, peristiwa banjir ini bukan saja terjadi sekarang melainkan setiap tahun terutama saat musim hujan.

Akibat banjir ini banyak kerugian yang dialami warga desa Bolok terutama di wilayah rawan banjir.

“Ini banjir su ulang-ulang pak, ini tahun sudah yang keempat. Gara-gara banjir ini kami mengalami banyak kerugian pak, banyak perabot-perabot rumah tangga kami yang rusak seperti kulkas, sofa dan lain sebagainya” ujar Susana.

Genangan air setinggi perut orang dewasa (Foto: Dede/VoN)

Hal yang sama juga dialami Tabun. Menurut dia, banjir ini terjadi karena di wilayah sekitarnya tak ada drainase atau got sehingga di saat hujan turun airnya tergenang dan memasuki rumah warga.

Warga lain, Roi Lasi mengeluhkan hal yang sama. Menurut Roi peristiwa yang melanda dirinya dan tetangga sudah disampaikan secara berulang kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Kupang.

Namun, kata Roi hingga saat ini belum ada solusi dari pemkab Kupang. Oleh karena itu mereka sangat menyesalkan sikap dari Pemkab Kupang yang terkesan masa bodoh dengan penderitaan yang dialami warganya selama bertahun-tahun.

“Kami sudah berulang kali melaporkan peristiwa ini kepada pemda Kupang Pak, kita meminta agar dibikinkan got biar air hujan ini bisa langsung mengalir ke laut sehingga tak menggenangi rumah warga, tetapi sampai hari ini Pemerintah tidak menanggapi laporan ini. Kepada anggota DPRD dari dapil Kecamatan Kupang Barat juga sudah kami sampaikan, tetapi sampai hari ini belum ada tanggapan” ungkap Roi.

Melalui media ini, mereka sangat berharap agar pemkab Kupang, di bawah komando Ayub Titu Eki itu bisa lebih peka terhadap keadaan yang setiap tahun dialami warganya di desa Bolok itu. (Florianus Sambi Dede/Von).

Kabupaten Kupang Kota Kupang
Previous ArticleDiduga Menipu Berkedok Pegawai Bank Lewat Facebook, Guru SD di Bajawa Dipolisikan
Next Article Marten Selan Curhat Sikap Masa Bodoh Pemkab Kupang Soal Banjir Bolok

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.