Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sekretaris Dinkes Matim: Pengumuman Hasil Seleksi THL Dilaksanakan Tertutup
Regional NTT

Sekretaris Dinkes Matim: Pengumuman Hasil Seleksi THL Dilaksanakan Tertutup

By Redaksi12 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dokter Surip Tintin_voxntt.com
Dokter Surip Tintin, Sekretaris Dinkes Matim
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Pengumuman hasil seleksi Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Kesehatan Matim dilaksanakan secara tertutup.

Pasalnya hanya pihak tertentu saja yang akan diundang dalam pengumuman tersebut.

“Senin pengumuman tertutup hanya untuk kepala puskesmas,” kata Sekretaris Dinkes, dr. Surip Tintin melalui pesan singkat pada Jumat (10/3/2017).

Ia pun tidak menjelaskan alasan kenapa pengumuman ini tertutup. Ketika ditanya wartawan, jawabannya mengambang dan tidak jelas.

“Waktu pengumuman seleksi juga tertutup hanya untuk kalangan Dinkes ka hanya menyeleksi anak-anak yang sudah bekerja di puskesmas,” katanya.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Matim Mensi Anam mengaku heran dengan sikap Dinkes. Menurutnya, pengumuman itu harus terbuka agar publik tahu.

“Namanya pengumuman ya, harus terbuka dan terdengar oleh banyak orang. Aneh juga ya pengumuman kog tertutup. Tahu tidak esensi penguman. Pengumuman itu menginformasikan sesuatu hal kepada publik,” katanya melalui WhatsApp pada Minggu (12/3/2017).

Sebab itu, Politisi Hanura ini menyarankan Dinkes untuk melaksanakan prinsip transparansi dalam hal informasi publik.

“Sekarang ini era transparansi. Urusan publik harus terbuka. Jadi saya minta Dinkes mau terbuka,”pintanya. (Ano Parman/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleTak Ada Hujan, Sawah di Desa Tenda Kinde Tidak Bisa Dikerjakan
Next Article Kepala SDI Nunang Lamba Leda Diduga Lakukan Pungli

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.