Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Mensi Anam: Dugaan Pungli Kepala SDI Nunang Harus Diusut
Regional NTT

Mensi Anam: Dugaan Pungli Kepala SDI Nunang Harus Diusut

By Redaksi13 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mensi Anam, anggota DPRD Matim
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Anggota DPRD Manggarai Timur (Matim), Frumensius Frederik Anam meminta Dinas Pendidikan segera mengusut dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh Kepala SDI Nunang, Kecamatan Lamba Leda.

Menurut Mensi Anam, upaya ini penting agar publik mengetahui kondisi sebenarnya atas dugaan pungli tersebut.

“Saya minta Dinas Pendidikan segera ke lapangan untuk klarifikasi masalah ini. Kalau terbukti tindak tegas,” katanya kepada wartawan, Sabtu (11/3/2017).

Baca: Kepala SDI Nunang Lamba Leda Diduga Lakukan Pungli

Walaupun belum terbukti secara hukum, tapi anggota dewan asal Lamba Leda ini mengaku kesal atas perilaku Kepsek Lusia. Menurutnya, pungutan ini jelas tidak sah menurut hukum.

Baca: Suami Kepala Sekolah SDI Nunang Lamba Leda Ancam Pecat Guru Komite

“Ini sudah masuk kategori pungli. Kepsek bisa saja berlindung di balik kesepakatan orangtua murid dengan pihak sekolah, tapi tetap saja tidak wajar,” tukasnya.

“Apalagi pungutan 100 ribu per anak. Itu terlalu besar untuk transportasi dan akomodasi sebagaimana yang didalilkan kepala sekolah. Karena itu, saya minta uang itu dikembalikan,” tegasnya.

Untuk itu, Mensi Anam berjanji akan mengawal kinerja Dinas Pendidikan dalam mengusut kasus ini. Hal tersebut tentu saja sangat penting agar dinas ini serius menanggapi keluhan orangtua siswa.

Baca: Kepala SDK Satar Teu Lamba Leda Diduga Lakukan Pungutan Liar

“Saya akan pantau terus seberapa serius PPO menangani kasus ini. Karena sampai saat ini di SDK Satar Teu juga tidak ada penanganan, kasusnya sama seperti ini,” imbuhnya. (Ano Parman/VoN).

Manggarai Timur
Previous ArticleDengan Minum Pestisida, Cara Pria Asal Lamba Leda Ini Bunuh Diri
Next Article Bangun Waduk Mukufoka Senilai Rp 4 Miliar Dinilai Tidak Menjawab Persoalan Air

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.