Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Korban Kekerasan Seksual di Ngada Umumnya Orang Dekat Pelaku
Regional NTT

Korban Kekerasan Seksual di Ngada Umumnya Orang Dekat Pelaku

By Redaksi14 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ridwan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Baru tribulan pertama tahun 2017 ini Polres Ngada sudah menangani 9 kasus kekerasan seksual anak di bawah umur.

Sembilan kasus kekerasan seksual dari Kabupaten Ngada dan Nagekeo tersebut rata-rata korban dekat dengan pelaku.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Ngada Iptu Ridwan Kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (13/3/2017).

Iptu Ridwan mengatakan dari sembilan kasus yang ditangani itu, sebagian besar para pelaku merupakan orang yang dekat dengan korban sebelumnya.

Dikatakan orang dekat, sebab pelaku masih memiliki hubungan keluarga atau tetangga dengan korban. Situasi ini merupakan kesempatan bagi pelaku untuk melancarkan perbuatan bejatnya.

Menurut Ridwan, hubungan dekat seperti ini membuat komunikasi awal antara pelaku dan calon korban berjalan baik sampai niat buruk pelaku terlaksana. Walaupun ada yang terjadi secara paksaan dan berlangsung di bawah ancaman.

Dikatakan setiap pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang di tangani penyidik Polres Ngada akan dijerat Undang-undang perlindungan anak maupun KHUP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.‎ (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo Ngada
Previous ArticleTiga Tahun Terakhir, Kejari Ngada Seret 18 Koruptor ke Dalam Jeruji Besi
Next Article Kopi La Bajo, Oleh-oleh dari Labuan Bajo

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.