Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Meski Dalam Penjara, Napi di Rutan Bajawa Bisa Bekerja Bantu Ekonomi Keluarga
Regional NTT

Meski Dalam Penjara, Napi di Rutan Bajawa Bisa Bekerja Bantu Ekonomi Keluarga

By Redaksi15 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para Napi Rutan Bajawa berusaha memupuk kreatifitas dengan cara halal yakni mencuci kendaraan bermotor. Dari hasil itu mereka bisa menghidupi keluarga.‎ Gambar diambil Rabu (15/3/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT– Meski mendekam dalam tahanan, namun sejumlah narapidana (Napi) di Rutan Bajawa, Kabupaten Ngada masih bisa berkreativitas membantu ekonomi keluarga.

Kepala Rutan Bajawa Antonius Bambang kepada VoxNtt.com di halaman kantor itu, Rabu (15/3/2017) mengatakan, para Napi melakukan kreativitas dengan  mencuci kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Dari hasil tersebut mereka  mendapatkan upah yang sudah ditentukan.

Anton menambahkan, para napi yang bekerja mencuci mobil kini bisa menghirup udara segar di luar ruangan. Mereka juga bisa menghidupi keluarganya meski hidup di penjara.

“Dengan cuci motor dan mobil sehari paling rendah di bawah 250 ribu, di kali 30 hari dalam satu bulan bisa mencapai Rp 750.000. Tentunya sebagian mereka bisa kirim untuk keluarga,” katanya.

“Tidak hanya itu, tetapi ada para Napi lainnya ada yang mengerjakan tambal ban dan lain-lain. Pokoknya setiap hari ada pekerjaan buat mereka yang bisa menghasilkan uang,” pinta Anton.

Baca: Narapidana di Rutan Ngada Dilatih Keterampilan

Menurutnya, Rutan Bajawa telah berusaha memupuk kreativitas para penghuninya. Hal tersebut disiapkan bagi para Napi agar ketika sudah bebas nantinya bisa memiliki keterampilan dan berguna bagi masyarakat.

“Saya berusaha mereka (Napi) tidak mematikan kreasi. Di rutan dibina apabila ada bakat dan minat, kita kembangkan, paling tidak punya keterampilan motivasi tinggi agar dia berusaha di masyarakat apa bila sudah di bebaskan dari Rutan Bajawa,” ujar Anton. (Arkadius Togo/VoN)‎.

Ngada
Previous ArticleRSUD Bajawa Gelar Operasi Katarak Gratis
Next Article Gaji Dipotong, Sejumlah Guru di Lamba Leda Bingung

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.