Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»PMKRI: Ada Indikasi Konspirasi Antara Dinas PU dan Ferdi Kanalo
HEADLINE

PMKRI: Ada Indikasi Konspirasi Antara Dinas PU dan Ferdi Kanalo

By Redaksi17 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua PMKRI, Kristoforus Mbora (jas merah marun)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang, Kristoforus Mbora menyesalkan sikap oknum di Dinas PU yang menelantarkan barang milik negara di tengah hutan.

Kepada media ini saat dimintai tanggapannya via WhatsApps, Kristo demikian ia disapa mengatakan tak mengetahui secara persis kasus penemuan sebuah ekscavator jenis Caterpillar 320 B milik dinas PU NTT, yang saat ini sedang viral di sosial media.

BACA: Ekskavator Diduga Milik Dinas PU Provinsi NTT Disembunyikan di Hutan Boneana, Ada Apa?

Menurutnya, berdasarkan pemberitaan media nampak sekali ada konspirasi di antara pihak dinas PU dengan peminjam yang juga salah satu pejabat di dinas terkait.

“Menurut saya ini ada indikasi, terjadi konspirasi antara dinas PU dengan pihat terkait (Ferdi Kanalo)” ujarnya.

BACA: Dinas PU NTT Abaikan Surat Ferdi Kanalo Terkait Kondisi Ekskavator di Hutan Boneana

Ditambahkannya, apapun alasan dinas PU dan pihak terkait tidak dapat dibenarkan.

“Barang itu milik negara, tidak bisa ditaruh di hutan begitu. Kalau ditaruh di hutan begitu, berarti ada satu dan lain hal yang ingin disembunyikan dari publik” tegas Kristo.

Karena itu dia pun meminta kepada Kepala dinas (Kadis) PU NTT, Andre Kore agar jangan diamkan masalah seperti ini, harus berani terbuka dan sampaikan sesuai kebenarannya kepada publik.

“Agar tak mendapatkan kecurigaan dari publik, maka kasus ini harus dibuka” tegasnya. (Boni/Dede/VoN)

Kota Kupang
Previous ArticleAndri Garu Gencar Beri Bantuan Untuk Korban Bencana di Manggarai dan Matim
Next Article Soal PLTMG, Mahasiswa Sebut PLN dan DLH Sikka Bohongi Rakyat

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.