Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Soal PLTMG, Mahasiswa Sebut PLN dan DLH Sikka Bohongi Rakyat
MAHASISWA

Soal PLTMG, Mahasiswa Sebut PLN dan DLH Sikka Bohongi Rakyat

By Redaksi17 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para mahasiswa yang tergabung dalam Granat saat long march ke Dinas Lingkungan Hidup Sikka pada Jumad (17/3/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.Com- Sejumlah mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Sikka memprotes rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas di Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Sikka.

Para mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Nian Tana (Granat) tersebut berunjuk rasa ke Dinas Lingkungan Hidup Sikka pada Jumat (17/3/2017).

Dalam press releasenya Granat menyatakan PLN dan Dinas Lingkungan Hidup lakukan pembohongan publik.

“Perencanaan pembangunan ini tidak sesuai dengan mekanisme yang ada dalam PP 27 Tahun 2012 tentang Lingkungan” ungkap Koordinator Granat, Hendrikus Apolitus kepada Vox NTT.

Alasan yang dikemukakan Hendrikus adalah adanya janji sosialisasi tambahan yang tidak direalisasikan sehingga berdampak pada ketidakjelasan pembangunan.

Selain itu, Hendrikus dan kawan-kawan menyoroti terkait sangat minimnya masyarakat yang dilibatkan dalam sosialisasi pada (13/11/2014) lalu di Hoder.

Senada dengan Hendrikus, salah satu orator Ardianus Lawe dalam orasinya menyatakan Bupati Sikka sedang berusaha membunuh rakyat Hoder melalui Izin Lingkungan yang dikeluarkannya.

Pasalnya, menurut dia ada kejanggalan yang ditemui dalam dokumen maupun di lapangan.

“Dari dua ribu lebih jiwa penduduk Deda Hoder, yang dilibatkan dalam sosialisasi hanya 34 orang,” ujar mahasiswa Unipa yang juga merupakan Warga Desa Hoder tersebut.

Ardianus mengaku hadir dalam sosialisasi. Dalam sosialisasi tersebut pihak PLN dan Dinas Lingkungan Hidup hanya membicarakan dampak positif sementara dampak negatif dari rencana proyek tersebut sengaja tidak disampaikan.

“Akibatnya yang ada di kepala masyarakat adalah soal adanya pelabuhan, kesempatan kerja dan lain-lain,” terangnya.

Sementara itu, orator lainnya, Frid Naga mengemukakan kejanggalan lainnya. Menurut Frid di dalam dokumen Amdal terdapat dua rencana pembangunan yakni PLTU 2×10 MW dan PLTMG 20 MW.

“Dalam sosialisasi justru yang disebutkan hanya PLTMG sementara PLTU tidak disebutkan,”ujar Ketua GMNI Sikka tersebut.

Oleh karena itu, Granat menuntut agar Dinas Lingkungan Hidup dan PLN melakukan sosialisasi ulang dan uji lapangan.

Selain itu, perlu dilakukan peninjauan kembali atas izin lingkungan yang telah dikeluarkan. Para demontran yang berjumlah 20- an orang tersebut diterima oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sikka, Yunida Polo berserta stafnya.

Selajutnya para demonstran berdialog dengan Yunida dan staf serta perwakilan PLN UPP Flores, Andru Febrianto. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Hoder, Martina Bunga. (Are De Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticlePMKRI: Ada Indikasi Konspirasi Antara Dinas PU dan Ferdi Kanalo
Next Article Para Bupati dalam Pilgub NTT 2018

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.