Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kegiatan Tour de Flores Semakin Dekat, Jalan Borong-Ruteng Belum Diperbaiki
NTT NEWS

Kegiatan Tour de Flores Semakin Dekat, Jalan Borong-Ruteng Belum Diperbaiki

By Redaksi20 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pembalap sepeda beradu kecepatan dalam etape pertama Tour De Singkarak 2015 di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (3/10). Etape Pertama Tour De Singkarak 2015 diikuti 131 pembalap yang menempuh jarak 163 kilometer dari Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan, menuju Pantai Gondoria, Kota Pariaman. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc/15.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Kegiatan Tour de Flores semakin dekat, namun jalan Borong-Ruteng belum diperbaiki. Padahal, jalan ini menjadi salah satu ruas yang akan dilintasi para atlet bersepeda dari berbagai Negara.

Pantauan wartawan di sepanjang jalan Borong-Ruteng, ada beberapa lubang  tersebar di sejumlah titik.Walaupun sebagiannya sudah ditambal, tapi permukaan jalan tetap saja bergelombang.

Di samping itu, ada juga titik lain yang berpeluang rusak. Ini terjadi karena sistem drainase di samping badan jalan nasional ini buruk. Akibatnya air mudah meluap ke badan jalan.

Selain itu, banyak juga kerikil dan material padat lainnya sampai sekarang masih terserak di badan jalan. Pemandangan ini dengan mudah dijumpai di beberapa titik, terutama di daerah rawan longsor dan tempat penambangan pasir.

Sebab itu, menjelang kegiatan ini pihak terkait segera memperbaikinya supaya kegiatan ini berjalan lancar.

Sementara, Kepala Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah III Ruteng belum berhasil dikonfirmasi walaupun sudah dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (18/3/2017).

Sebelumnya diberitakan VoxNtt.com, kegiatan ini diselenggarakan pada 6-16 Mei 2017 dan diikuti ratusan peserta. Mereka tiba di etape 5 Borong pada tanggal 12 Mei dan bertahan 13 Mei 2017.

Selama di Borong, peserta akan dimanjakan dengan rangkaian acara yang sudah disiapkan Pemkab Matim. Selain itu, Pemkab juga menyiapkan sejumlah hotel tempat menginap peserta. Seluruh biayanya akan ditanggung Pemkab dari sumber APBD 2017. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

 

Manggarai Timur
Previous ArticleVideo: Puluhan Perawat Kejar Plt. Kepala Dinkes di Kantor DPRD Matim
Next Article Tambang Pasir Menjamur, JPIC Minta Pemerintah Buat Aturan Ketat

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.