Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Inspektorat Mabar Kekurangan Tenaga Auditor
Regional NTT

Inspektorat Mabar Kekurangan Tenaga Auditor

By Redaksi21 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Inspektorat Mabar, Siprianus Midi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT- Kepala Inspektorat Manggarai Barat (Mabar), Siprianus Midi  mengaku saat ini di kantornya masih kekurangan personil auditor.

Dari 40 auditor yang dibutuhkan,baru 8 personil yang dimiliki oleh Inspektorat Mabar.

Meski kekuarangan auditor, saat ini pihaknya terus memperkuat perangkat kerja di Inspektorat sesuai dengan tugasnya, yakni pengawasan pemanfaatakan keuangan daerah.

“Rencananya, tahun ini, Inspektorat Mabar akan mengutus Lima tenaga baru lagi untuk mengikuti seleksi auditor di BPKP Kupang.” kata Sipri Midi, Selasa (21/3/2017).

Dia mengatakan, saat ini di kantornya hanya memiliki 5 orang tenaga auditor.Padahal sangat banyak desa dan sekolah yang harus diaudit. Seperti setiap tahunnya harus mengaudit  reguler 30 desa dan 30 sekolah.

“Jumlah auditor yang ada saat ini kurang,sehingga dibutuhkan lagi. Idealnya harus 40 auditor di Inspektorat Mabar,” jelasnya.

Meski tenaga auditor kurang, proses audit di Mabar tetap berjalan lancar. Hanya, beberapa desa dan sekolah yang diaudit itu mendapat keterlambatan karena personil yang ada harus membagi waktu. Sedangkan tahun ini, Bupati Mabar mendukung penuh penambahan auditor di Inspektorat.

“Setiap tahunnya,kita rencanakan akan mengirim Lima orang untuk ikut seleksi auditor,” kata Sipri Midi.

Seperti diketahui, Tahun 2017 ini sebanyak 12 desa di Mabar diaudit oleh Inspektorat karena diduga melakukan penyelewengan dana desa tahun 2016.

Selain 12 desa, Taman Kanak-Kanak Pembina juga diaudit oleh Inspektorat Mabar karena diduga menyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos).

Hingga kini, baru sebagian desa yang diaudit oleh inspektorat Mabar. (Gerasimos Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleSoal Hasil Pengumuman Lelang Jabatan, Ini Kata Sekda Matim
Next Article Tarian Ja’i Meriahkan Peresmian Kantor Camat Golewa Barat

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.