Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Soal Hasil Pengumuman Lelang Jabatan, Ini Kata Sekda Matim
Regional NTT

Soal Hasil Pengumuman Lelang Jabatan, Ini Kata Sekda Matim

By Redaksi21 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekda Matim, Mateus Ola Beda (Foto: Pos Kupang)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Sekda Manggarai Timur (Matim), Mateus Ola Beda mengajak masyarakat untuk sabar menunggu pengumuman hasil akhir lelang jabatan.

Ia mengaku pihaknya sudah menyerahkan tiga calon tiap jabatan yang diisi kepada Bupati. Calon-calon tersebut disusun berdasarkan pemeringkatan sesuai nilai yang ditetapkan panitia seleksi (Pansel).

Selanjutnya, Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian akan memilih satu dari tiga calon tersebut.

“Jadi kita tunggu saja,” kata Beda saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (20/3/2017).

Saat ditanya soal pengaruh pemeringkatan yang dibuat pansel, Beda mengaku hal tersebut tetap dipertimbangkan tapi tidak mengikat Bupati dalam membuat keputusan.

Apalagi, tegas Beda, ruang lingkup Pansel dan aksesor tidak begitu luas. Pansel menilai kompetensi bidang sedangkan aksesor hanya menilai kompetensi manajerial calon.

“Ada banyak hal yang tidak terekam oleh pansel. Contohnya orangnya pintar tapi sakit dan lain sebagainya. Jadi bupati nanti melengkapi itu. Ia akan melihat secara utuh, termasuk apa yang tidak terekam tadi,” tegasnya.

Ia menegaskan proses ini sangat terbuka dan tidak dipengaruhi oleh siapapun. Hal ini sudah diakui oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Memang ada hal tertentu yang tidak dipublikasikan, itu karena terikat oleh ketentuan rahasia negara.

Sebab itu, ia berharap masyarakat bersikap obyektif dan tidak mudah terkecoh oleh pandangan keliru kelmpok-kelompok tertentu.

“Saya harap masyarakat melihat proses ini dengan baik, sehingga tidak ada curiga diantara kita,” pintahnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ada tujuh pos Organisasi Perangkat Daerah (OKD) yang lowong. Ketujuh OKD tersebut terdiri dari OKD lama dan OKD baru.

OKD lama yaitu Dishub, Dinkes, Dinas PUPR, SatPol PP, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dan BPBD.

Sedangkan, OKD baru yaitu Dinas Pertanahan, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman
(Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai Timur
Previous ArticlePanen Jahe Melonjak, Petani di Lelak Bingung Cari Pasar
Next Article Inspektorat Mabar Kekurangan Tenaga Auditor

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.