Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Berkas Tersangka Sekda TTS Sedang Diteliti JPU
Regional NTT

Berkas Tersangka Sekda TTS Sedang Diteliti JPU

By Redaksi22 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasie Intel Kejari TTS, Nelson Tahik (Foto: Timex)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT- Berkas perkara dari tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Timor Tengah Selatan (TTS), Salmun Tabun hingga kini sedang diteliti oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Sudah kita serahkan berkasnya ke JPU sejak minggu lalu (13 Maret 2017),” jelas Kajari TTS, Oscar Douglas Riwu melalui Kasie Intel, Nelson Tahik  di ruang kerjanya, Rabu (22/3/2017).

Menurut Nelson, saat ini jaksa peneliti sedang melakukan penelitian atas berkas tersebut. Langkah  selanjutnya memutuskan, apakah berkas sudah dinyatakan lengkap (P21) ataukah ada yang perlu dilengkapi oleh penyidik.

“Berkas tersebut saat sedang diteliti oleh jaksa peneliti (JPU),” lanjut Nelson.

Baca-Breaking News: Sekda Tabun Dan Kadis Laos Diperiksa Penyidik TTS

Jika dalam penelitian lanjut Nelson, JPU  menyatakan berkas yang diserahkan penyidik sudah lengkap (P21) maka akan dilakukan penyerahan tahap 2 yaitu penyerahan berkas perkara, barang bukti dan tersangka.  Selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Kupang untuk disidangkan.

“Jika dalam penelitian JPU menyatakan berkasnya sudah lengkap maka akan dilanjutkan dengan penyerahan berkas perkara, barang bukti dan tersangkanya untuk dilimpahkan ke pengadilan Tipikor untuk disidangkan,”tambah Nelson.

Untuk diketahui, Sekda Salmun sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, serta dana peresmian kantor Bupati pada tahun 2014.

Salmun disangkakan dengan pasal 2 dan pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 sebagaimana perubahan dari Undang-Undang 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (Paul Paparesi/VoN)

TTS
Previous ArticleTHL Desak DPRD Copot Sekretaris Dinkes Matim
Next Article Gaji Guru Honorer di Ngada di Bawah UMK

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.