Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemkab Ngada Targetkan Penuntasan Tujuh Agenda Pembangunan Hingga 2021
Regional NTT

Pemkab Ngada Targetkan Penuntasan Tujuh Agenda Pembangunan Hingga 2021

By Redaksi23 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Ngada Marianus Sae, Wakil Bupati Ngada Paulus Soliwoa, didampingi Wakil Ketua DPRD Ngada, Selly Raga Tua, sedang memukul Gong, tandanya Musrenbangkab segera dimulai
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Pemerintah Kabupaten Ngada masih memiliki sejumlah pekerjaan besar untuk menuntaskan target utama pembangunan yang direncanakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021.

Hal itu diakui Bupati Ngada Marianus Sae dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Ngada di aula Jhon Thom, Kamis (23/3/2017).

Untuk mewujudkannya dibutuhkan kesamaan visi dan komitmen yang tinggi dari semua stakeholder. Visi dan komitmen itu antara lain diwujudkan melalui kebijakan anggaran.

“Kebijakan anggaran yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat untuk mempercepat kemandirian masyarakat tetap dilakukan,” ujar Marianus Sae.

Marianus menyebutkan tujuh agenda yang harus dituntaskan hingga 2021. Pembangunan infrastruktur dasar wilayah dan memacu pertumbuhan ekonomi menjadi prioritas pertama.

Prioritas pertama tersebut diwujudkan melalui tiga target yakni zala siro saro (akses jalan raya), wae gebho gabho (air minum bersih melimpah), dan dara rilo ralo (listrik terang benderang). Marianus menyatakan akses jalan raya, air minum bersih, dan listrik merupakan infrastruktur dasar yang harus dipenuhi dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi warga.

Prioritas selanjutnya yakni meningkatkan kemampuan ekonomi daerah dan kesejahteraan sosial masyarakat. Pencapaiannya bertumpu pada sektor pertanian, agrobisnis, koperasi, dan pariwisata berbasis pedesaan yang berwawasan lingkungan.

“Komoditi unggulan sektor  pertanian didorong agar dapat meningkatkan pendapatan petani. Sektor pariwisata tetap dipacu, dengan memaksimalkan potensi dan daya tarik wisata yang kita miliki,” imbuhnya.

Selanjutnya pemerintah memprioritaskan penataan dan pengembangan kehidupan masyarakat perkotaan. Pengembangan kota Bajawa di kawasan Marombo dan sekitar kota Bajawa akan didorong sehingga dapat melahirkan pusat pertumbuhan ekonomi  yang lebih dinamis.

Pemerintah juga berusaha mendorong pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui agenda peningkatan kualitas pendidikan dan perluasan pelayanan kesehatan.

Pemerintah juga berupaya menanggulangi bencana alam, non alam atau bencana sosial serta memperkuat kapasitas kelembagaan sosial, politik, budaya, keagamaan,dan olahraga di masyarakat. Tata kelola pemerintah yang efisien, bersih, dan demokratis juga ditingkatkan demi terwujudnya pelayanan prima kepada masyarakat. (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticleTidak Ada Alat Berat Alasan Pembangunan Gedung Instalasi Bedah RSUD Ruteng Terlambat
Next Article Polisi Sulit Mengidentifikasi Mayat yang Ditemukan di Pantai Wo’a Ende

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.