Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Seorang Oknum Beratribut TNI Berjaga di Pantai Pede
Regional NTT

Seorang Oknum Beratribut TNI Berjaga di Pantai Pede

By Redaksi23 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Oknum beratribut TNI sedang mendampingi Konce Janggat (Foto:Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT- Seorang bertubuh kekar beratribut TNI tampak berjaga-jaga di Pantai Pede, lokasi pembangunan hotel milik PT Sarana Investama Manggabar (SIM), Selasa, 21 Maret 2017.

Oknum tersebut setia mendampingi Konce Jangat selaku kontraktor yang mengerjakan bangunan hotel di Pantai Pede Labuan Bajo.

Saat sejumlah anggota DPRD Manggarai Barat (Mabar) mendatangi Pantai Pede, Selasa 21 Maret 2017 lalu, tampak dia mengenakan topi TNI dan sangkur di saku celananya.

Ketua Fraksi Gabungan Keadilan DPRD Mabar, Saleh Muhahidin kepada VoxNtt.com, Kamis (23/3/2017) meminta PT SIM agar tidak melakukan aktivitas di Pantai Pede sebelum segala persoalan terselesaikan.

Baca: PT SIM Diminta Hargai Perjuangan Masyarakat Mabar

“Kita minta PT SIM agar tidak boleh melakukan aktivitas terlebih dahulu di Pantai Pede,” kata Saleh Muhahidin.

Seperti diketahui, saat ini PT SIM mulai mengerjakan penggalian fundasi untuk pembangunna hotel.

Padahal, DPRD Mabar Tahun 2016 lalu sudah mengeluarkan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar agar tidak boleh melakukan aktivitas di Pantai Pede sebelum ada keputusan resmi terkait persoalan pantai itu. (Gerasimos Satria/VoN)

 

Manggarai Barat
Previous ArticleGuru Komite di Matim Sulit Mengurus NUPTK
Next Article Tahun 2017, Bupati Ngada Target Jalan Desa Dihotmix

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.