Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Air Kotor dan Berwarna Kuning Jadi Keluhan Warga Bajawa
Regional NTT

Air Kotor dan Berwarna Kuning Jadi Keluhan Warga Bajawa

By Redaksi29 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi (Foto: Tribunnews.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

 

Bajawa, Vox NTT-Warga dalam kota Bajawa, Kabupaten Ngada, keluhkan buruknya kualitas air yang distribusikan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Kabupaten Ngada.

Arnol salah satu warga dalam Kota Bajawa, yang ditemui voxntt.com di Bajawa pada Rabu (29/3/2017) mengatakan air yang mengalir selama ini kotor, keruh dan berwarna kuning.

“Walaupun bak penampungnya air selalu dikurap namun endapan kotoran kembali lagi. Air yang keruh itu, sama sekali tidak di gunakan” kata Arnol.

Akibat air yang kotor tersebut, kata dia, warga terpaksa membeli air dari mobil tangki yang menjual.

Semantara Direktur PDAM Kabupaten Ngada, Paskalis mengatakan proses pengelolaan air PDAM sudah dilakukan sesuai prosedur.

Namun dirinya mengatakan air keruh yang disebut warga terjadi akibat hujan beberapa hari terakhir ini.

“Ya saya mohon maaf atas kejadian itu. Tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa. Karena faktor alam. Selama ini kita tau sendiri hujan terus sehingga air kita sedikit agak keruh. Apa lagi sistim kita sangat minim,” katanya. (Arkadius Togo/Von).

Ngada
Previous ArticleDemonstrasi Tolak Privatisasi Pantai Pede, Massa Aksi Pikul Dua Keranda Mayat
Next Article Video: Arakan Kendaraan Massa Aksi Tolak Privatisasi Pantai Pede Menuju Kantor Bupati Mabar

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.