Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kepala BKKBN NTT Sebut Program KB Bentuk Revolusi Mental
NTT NEWS

Kepala BKKBN NTT Sebut Program KB Bentuk Revolusi Mental

By Redaksi30 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
kegiatan forum kordinasi kemitraan keluarga sejatera dan pemberdayaan keluarga (KSPK) tingkat Kabupaten Ngada di aula Sekda, Kamis (30/3/2017).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kresaputra menyebut program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu bentuk revolusi mental.

Hal tersebut dikatakan Kresaputra dalam kegiatan forum kordinasi kemitraan keluarga sejatera dan pemberdayaan keluarga (KSPK) tingkat Kabupaten Ngada di aula Sekda, Kamis (30/3/2017).

Menurut dia program dua anak cukup mampu mendorong pembangunan bangsa yakni dalam bentuk revolusi mental. Program KB juga mampu menjamin kesejahteraan bagi keluarga.

Karena itu, Kresaputra meminta semua jajarannya untuk terus melakukan sosialisasi program KB kepada masyarakat. Itu penting untuk mengingatkan para ibu agar bisa menjaga jarak kehamilan.

Dia menambahkan, program dua anak cukup mampu membuat keluarga menjalankan fungsinya secara baik. Fungsi terutama dalam bidang keagamaan, sosial budaya, pendidikan, ekonomi, perlindungan, dan lingkungan.

Sekda Ngada Meda, Moses berharap agar kegiatan tersebut mampu mencapai target dan tujuan.  Target dan tujuannya yaitu peningkatan sinergisitas antar dinas maupun intansi terkait dalam pelaksanaan program kegiatan KB.

Selanjutnya, pembangunan keluarga dengan mengoptimalkan kegiatan pendataan yang benar-benar akurat.

Hadir dalam kegiatan Forum koordinasi kemitraan keluarga sejatera dan pemberdayaan keluarga (KSPK) tingkat Kabupaten Ngada, Peserta yang mengikuti sebanyak 190 orang terdiri dari lembaga legislatif, OPD, PKK, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, LSM, Pendamping anggur merah dan PNPM‎.‎ (Arkadius Togo/VoN)

 

Ngada
Previous ArticleAkan Jawab Somasi, Kontraktor Taman Kota: Saya Anggap Mereka Bantu Saya
Next Article Ini Tiga Keputusan DPRD Mabar Terkait Masalah Pantai Pede

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.