Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Gara-Gara Mabuk, Dua Pemuda Adu Jotos di Cafe Arema Bajawa
Regional NTT

Gara-Gara Mabuk, Dua Pemuda Adu Jotos di Cafe Arema Bajawa

By Redaksi31 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Dua pemuda asal Jawa dan Bajawa yang berinisial Ac dan Bz bekelahi di cafe arema Bajawa.

Keduanya adu jotos lantaran diduga mabuk mengumsi alkohol berkelebihan.

Atas kejadian itu, beberapa buah kursi milik cafe Arema Bajawa patah.

Mendengar perkelahian tersebut, polisi dari Polres Ngada langsung datang ke lokasi dengan menggunakan dua mobil patroli.

Polisi kemudian langsung membawa dua pemuda itu ke Polres Ngada untuk dimintai keterangan terkait kericuhan.

Berdasarkan informasi yang di himpun VoxNtt.com di lokasi kejadian itu, Kamis (30/3/2017) sekitar pukul 23:30 malam, awalnya AC asal Jawa bersama teman-temannya di cafe sekitar pukul 10.00 Wita. Mereka minum-minuman alkohol dan mabuk.

“Lalu AC asal jawa goyang bersama wanita-wanita. Tak lama kemudian BZ asal Bajawa yang juga mabuk juga ikut bergoyang. Karena kedua bersentuhan badan lalu mulai adu mulut dan langsung berkelahi. Dan kursi beberapa buah patah,” kata Chika salah satu wanita di cafe Arema itu.

Sampai berita ini diturunkan, VoxNtt.com belum berhasil mengonfirmasi pihak Kepolisian Resort Ngada.‎ (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticleDesa Ramah Migran, Cara Koalisi Gereja Berdayakan Buruh Migran di Ende
Next Article Foto: SDI Nipado-Nagekeo yang Diterlantarkan

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.