Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Gapensi Dituntut Buka-Bukaan Soal Oknum DPRD Sikka Pemain Proyek
Regional NTT

Gapensi Dituntut Buka-Bukaan Soal Oknum DPRD Sikka Pemain Proyek

By Redaksi3 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Koodinator Divisi Riset dan Kampanye Perkumpulan Bantuan Hukum Nusa Tenggara (PBH Nusra), Yohanes Suban Kleden, SH
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp
Maumere, Vox NTT– Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) Sikka dituntut agar segera buka-bukaan soal isu oknum DPRD Sikka yang terlibat bermain proyek.
Koordinator Riset dan Kampanye Perkumpulan Bantuan Hukum Nusa Tenggara (PBH Nusra), Yohanes Suban Kleden menilai isu yang dihembuskan Gapensi telah menjadi konsumsi publik.

“Isu terkait 7 oknum DPRD tersebut berkaitan dengan institusi publik dan rakyat menanti kejelasannya,” ungkap Suban Kleden kepada VoxNtt.Com di Kantor PBH Nusra Maumere, Sabtu (1/4/2017).

Menurutnya bila Gapensi membiarkan isu ini menggelinding seperti bola liar maka konsistensi Gapensi patut diragukan.

Oleh karenanya, dirinya memganjurkan Gapensi mengambil langkah hukum. Pun apabila isu tersebut merugikan DPRD Sikka maka sebaiknya DPRD pun menempuh langkah hukum.

“Kalau merasa dirugikan dan cukup bukti silahkan melaporkan secara pidana atau membuat gugatan perdata,” imbuhnya.

Senada dengan Suban, tokoh masyarakat Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Rudolfus Paskalis Dhika menilai Gapensi serius dengan pernyataannya. “Hal semacam itu bukan sekedar isu,” ungkap warga Dusun Duli tersebut.

Dirinya memberikan contoh proyek Pokir dalam bentuk jalan usaha tani di desanya. Tahun 2015 terdapat proyek Pokir dalam bentuk Jalan Usaha Tani namun tidak cukup bermanfaat.

“Ini membuktian bahwa pada umumumnya proyek-proyek Pokir bukan merupakan kehendak rakyat,” tegas Dolfus.

Oleh karenanya, dirinya menilai isu oknum anggota DPRD bermain proyek pokir tersebut perlu menjadi dasar penilaian kembali atas kebijakan Pokir.

“Rakyat mesti turun tangan melalui aksi nyata,” tegas Dolfus. (Are De Peskim/VoN).

 

Sikka
Previous ArticleBanjir di Sikka Hambat Alur Kendaraan Lintas Flores
Next Article GMNI Desak Pemkab Berantas Dugaan Mafia Stan di Pasar Ruteng

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.