Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Novel Penyidik KPK Disiram Air Keras, Komisi III: Ini Bentuk Teror
NASIONAL

Novel Penyidik KPK Disiram Air Keras, Komisi III: Ini Bentuk Teror

By Redaksi11 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penampakan muka Novel Baswedan usai disiram air keras oleh orang tak dikenal (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Upaya intimidasi terhadap penyidik KPK kembali terjadi di tengah usaha lembaga anti rasuah ini mulai membongkar kasus-kasus besar seperti yang santer belakangan ini, dugaan korupsi E-KTP.

Novel Baswedan, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terkenal berani mengungkap kasus-kasus besar pada pagi tadi Selasa, (11/04/2017) disiram air keras oleh orang tak dikenal usai sholat subuh.

“Iya saya baru saja dikabari ibu, katanya Novel disiram begitu,” ujar kakak Novel, Taufik Baswedan seperti dilansir detikcom, Selasa (11/4/2017).

Hingga kini, belum diketahui siapa yang menyiram air keras ke Novel. Kabarnya, orang tersebut menyiram air keras saat Novel tengah pulang dari salat subuh di masjid di dekat rumahnya.

“Katanya begitu,” ujar Taufik.

Dari foto yang kini tersebar di berbagai media, terlihat Novel sedang terbaring di kasur RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Luka bekas siraman air keras terlihat di muka Novel, yakni di bagian kening dan mata.

Mata Novel terpejam. Di sekitar bagian mata dan keningnya diolesi obat.

Bentuk Teror

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo menilai insiden ini sebagai bentuk teror kepada lembaga penegak hukum.

Ia pun meminta polisi untuk bergerak cepat guna mengungkap kasus ini dan mencari tahu motif insiden penyerangan orang tak dikenal tersebut.

“Saya mengutuk tindakan barbar dan meminta pelakunya dihukum berat. Ini jelas bentuk teror dan intimidasi kepada penegak hukum yang harus dilawan bersama oleh semua komponen masyarakat,” terangnya.

Selain Bambang, Anggota Komisi III lain, Benny Kabur Harman, mengecam peristiwa itu.

“Kita kutuk keras kasus Penyidik KPK Novel Baswedan yang disirami air keras oleh orang yang tidak dikenal. Ini perbuatan keji yang tidak boleh dibiarkan di negara beradab seperti Indonesia,” kata Benny.

Benny pun meminta agar aparat Kepolisian dapat mengusut tuntas dan cepat peristiwa yang menimpa Novel Baswedan itu, termasuk membuka motif di balik kejahatan itu.***(Diolah dari berbagai sumber).

http://fuq.zqc.mybluehost.me/wp-content/uploads/2017/04/kpk.mp4
Previous ArticleBelajar dari Desa Boru Kedang Flotim
Next Article Selama 4 Bulan, Gaji Guru Honor di Ende Belum Dibayar

Related Posts

Stafsus Menteri HAM: Wartawan Hukum Mitra Strategis Penegakan HAM

2 Agustus 2026

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.