Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Selama 4 Bulan, Gaji Guru Honor di Ende Belum Dibayar
NTT NEWS

Selama 4 Bulan, Gaji Guru Honor di Ende Belum Dibayar

By Redaksi11 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Angota DPRD Ende partai Demokrat Philipus Kami (Foto : Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Sejumlah guru kontrak propinsi dan kabupaten mengeluhkan honor yang hingga saat ini belum dibayar. Pasalnya, selama empat bulan para guru honor belum menerima upah.

Salah seorang guru di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende kemudian mengadu ke anggota DPRD Ende Philipus Kami pada Selasa (11/4/2017).

Menurut Philipus, beberapa guru mengeluh soal upah yang belum dibayar hingga saat ini.

Ia mengatakan sejak bulan Januari hingga April para guru kontrak belum menerima hak mereka. Selama ini, para guru hanya menjalankan kewajiban sebagai tenaga pengajar.

“Nah, kalau seperti ini akan mempengaruhi proses pembelajaran di sekolah. Pemerintah harusnya tidak meremeh masalah ini karena anak-anak mau ujian,”tutur Philipus di halaman kantor DPRD Ende, Selasa (11/4) pagi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah mestinya mengingatkan hak para tenaga kontrak. Kesejahteraan para tenaga guru mesti diperhatikan terlebih dahulu.

“Kalau penunjang guru tidak diperhatikan bagaimana dengan kualitas pendidikan di daerah kita.”katanya.

“Jadi kita harapkan supaya pemerintah membayar setiap bulan sehingga tidak mempengaruhi proses kegiatan belajar mengajar di sekolah,”ujar Philipus.***(Ian Bala/VoN).

Ende
Previous ArticleNovel Penyidik KPK Disiram Air Keras, Komisi III: Ini Bentuk Teror
Next Article Umat Muslim NTT Akan Menjaga Perayaan Paskah

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.