Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Petani di Poco Ranaka Mengeluh Kesulitan Mendapatkan Pupuk
Regional NTT

Petani di Poco Ranaka Mengeluh Kesulitan Mendapatkan Pupuk

By Redaksi17 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi pupuk
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Para petani di Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengeluh kesulitan mendapatkan pupuk di setiap kali musim tanam.

Fernandes Awal, warga Desa Golo Wune-Poco Ranaka kepada VoxNtt.com, Senin (17/4/2017) mengaku betapa sulitnya mendapatkan pupuk setiap kali musim tanam tiba. Itu terutama pupuk urea dan triple super phosphate (TSP).

“Kami sulit sekali mendapatkan pupuk. Apalagi di sini tidak ada kelompok tani. Sehingga kami tidak bisa beli pupuk di toko tani,” ujar Nandes.

Nandes mengungkapkan, memang ada pupuk yang dijual pengecer, tetapi jumlahnya sangat terbatas.

“Terpaksa kami harus beli satu pasang pupuk untuk dua orang. Kalau tidak, semuanya tidak bisa mendapatkan pupuk,” kata Nandes.

Lanjut dia, sebagai petani pihaknya sangat mengharapkan pemerintah setempat segera membentuk kelompok tani untuk desa Golo Wune.

“Agar kami pun mudah mendapatkan pupuk untuk tanaman kami”, kata Nandes.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak Dinas Pertanian Matim belum berhasil dikonfirmasi terkait keluhan kekurangan pupuk para petani tersebut. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleKetua Yayasan Menduga Mantan Kepsek Matilda di Balik Aksi Anarkis Siswa
Next Article Mantan Kepsek SMK Matilda Nagekeo Bantah Gelapkan Dana Bos

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.