Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Longsor di Jalur Watu Ci’e-Deno Belum Diperbaiki
Regional NTT

Longsor di Jalur Watu Ci’e-Deno Belum Diperbaiki

By Redaksi18 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan yang nyaris putus di jalur Wat Ci’e-Deno, tepatnya di Desa Golo Nderu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Longsor di jalur Watu Ci’e-Deno, Kecamatan Poco Ranaka hingga kini belum diperbaiki pemerintah kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim).

Padahal longsor di Desa Golo Nderu-Poco Ranaka itu sudah terjadi tiga pekan lalu akibat hujan lebat yang melanda daerah itu.

Akibat longsor di titik ini, akses transportasi di jalur Watu Ci’e-Deno terancam putus total jika saja tidak segera diperbaiki.

Salah satu warga Desa Golo Nderu, Rober Hudin kepada VoxNtt.com, Selasa (18/4/2017) mengatakan, kondisi jalan yang longsor disebabkan curah hujan yang tinggi.

“Jalur ini kan tidak ada drainasenya. Sehingga saat hujan, air selalu menggenangi badan jalan. Akibatnya jalan jadi longsor,” tutur Rober.

“Sudah sekitar tiga minggu belum ada penanganan dari pihak terkait. Tidak ada juga tanda peringatan supaya pengguna jalan berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi,”jelasnya.

Dikatakan Rober, akibat longsor ini  pengguna jalan khawatir. Itu terutama mereka takut terjadi longsor susulan hingga menyebabkan akses transportasi di jalur strategis ini lumpuh total.

“Kami khawatir jika tidak segera ditangani kondisi jalan akan segera bertambah parah. Kami selalu khawatir saat melalui jalur ini,” katanya.

Atas kondisi ini, Rober berharap kepada Pemkab Matim segera menangani jalan yang rusak akibat longsor tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab Matim belum berhasil dikonfirmasi terkait longsor di jalur Watu Ci’e-Deno. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleAnton Ali: Pernyataan Bencana Alam Bupati Bukan Telaahan Staf
Next Article Nagekeo Jadi Tuan Rumah Kegiatan Peda NTT 2017

Related Posts

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

Suami Korban Dugaan KDRT di Nagekeo Pilih Berdamai dengan Istri setelah Diancam Video

29 Juni 2026

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.