Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Menteri BUMN Dipastikan Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Marina di Labuan Bajo
NASIONAL

Menteri BUMN Dipastikan Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Marina di Labuan Bajo

By Redaksi19 April 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lokasi proyek Pembangunan Marina dan Hotel Bintang di Dermaga ASDP Labuan Bajo sudah dipagar keliling
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Pasalnya, proyek itu dilaksanakan tanpa terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar dermaga Ferry Labuan Bajo.

Dia menilai proyek pembangunan Marina, hotel bintang dan area komersial pendukung pariwisata itu adalah proyek pengusaha Jakarta yang dilakukan di Labuhan Bajo tanpa adanya sosialisasi.

“Jangan sampai proyek ini hanya keinginan pengusaha nasional, kemudian merelakan TPI di gusur, ” tutur Janu.

Belasius Janu menyarankan, jika TPI dimasukkan dalam salah satu area untuk proyek itu maka pemerintah wajib mencarikan tempat penggantinya.

“TPI merupakan area milik rakyat. Jika ingin ambil TPI silahkan mengikuti apa yang diinginkan oleh rakyat, ” tegas Janu.

Dia juga mempertanyakan terkait proyek Rp 250 itu. Sebab, hingga saat ini Janu belum mengetahui proyek pengembangan pelabuhan penyeberangan itu berada di Direktur Jenderal (Dirjen) bagian apa.

Apalagi proyek itu terkesan mendadak hadir di Labuan Bajo tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu.

Seharusnya pembangunan proyek itu terlebih dahulu melakukan sosialisasi satu tahun sebelumnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Manggarai beberapa puluh tahun yang lalu menyerahkan tanah di dermaga Ferry itu hanya untuk pelabuhan dermaga ferry penyeberangan di bawah ASDP lalu lintas angkutan laut dan sungai.

“Pembangunan Marina yang muncul ini kata dari mana ini. Saya menolak itu, saya kecewa jika pemerintah mengusut TPI tanpa ada pembangunan TPI yang baru. Seharusnya sosialisasi bertahun-tahun, “kata Janu.

Seperti diketahui, sebelumnya PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sudah membuat desain baru pembangunan TPI.

Desain yang ditawarkan oleh perusahan BUMN itu berkonsep fresh market.

Sedangkan terkait lokasi TPI yang baru akan ditentukan oleh tim yang dibentuk oleh Bupati Mabar. (Gerasimos Satria/VoN)

1 2
Manggarai Barat
Previous ArticleTerkait Longsor di Jalan Watu Ci’e-Deno, Ini Respon BPBD Matim
Next Article DPRD Sudah Surati Dua Kali, Bupati TTS Belum Serahkan LKPJ

Related Posts

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026

Imigrasi Labuan Bajo Periksa Dokumen WNA dalam Operasi Gabungan di Manggarai

30 Juni 2026

Polisi Tangkap Pengepul Togel di Toko Pertanian Kawasan Pasar Lembor

30 Juni 2026
Terkini

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026

Puluhan Tahun Bertaruh Nyawa, DPRD Desak Jembatan Permanen di Wae Musur

30 Juni 2026

Imigrasi Labuan Bajo Periksa Dokumen WNA dalam Operasi Gabungan di Manggarai

30 Juni 2026

Polisi Tangkap Pengepul Togel di Toko Pertanian Kawasan Pasar Lembor

30 Juni 2026

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.