Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dinsos NTT Selenggarakan Sarasehan Keserasian Sosial
Regional NTT

Dinsos NTT Selenggarakan Sarasehan Keserasian Sosial

By Redaksi21 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis Sosial NTT, Drs.Wilhelmus Foni,M.Si. mendampingi P.Gregorius Neonbasu,SVD, Ph.D dalam materi Penguatan kearifan Lokal dari perspektif antropologi sosial budaya
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT- Dinas Sosial (Dinsos) Propinsi NTT menyelenggarakan penguatan akses kearifan lokal dan keserasian sosial di daratan pulau Timor, NTT.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi masalah bencana sosial akibat berbagai perubahan zaman di tengah masyarakat modern.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel T-More Kupang selama 3 hari sejak tanggal 19 April hingga 22 April 2017 ini dihadiri  47 orang peserta yang berasal dari enam kabupaten/kota sedaratan pulau Timor.

Sebanyak 15 peserta masing-masing dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Sementara 3 kabupaten yakni TTS, TTU dan Belu mengutus masing-masing 5 peserta. Untuk kabupaten Malaka hanya dihadiri 2 peserta.

Dinsos NTT mengangkat penguatan kearifan lokal dan keserasian sosial sebagai tema besar yang dikemas dalam konsep Sarasehan. Hal ini mengingat kebanyakan masyarakat NTT masih memegang kuat nilai-nilai warisan budaya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutan saat membuka kegiatan, Kamis (20/04/2017) pagi, Kepala Dinas Sosial Propinsi NTT, Wilhelmus Foni, mengatakan bahwa dalam sistem pengembangan keserasian sosial perlu penyamaan pemahaman antar tokoh masyarakat tentang kearifan lokal untuk mencegah, menangani dan mengantisipasi terjadinya bencana sosial.

“Proses ini akan menitikberatkan pada peran agen perubahan untuk menyuluh, memotivasi dan menggerakan masyarakat untuk hidup selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal dalam mewujudkan keserasian sosial dan harmonisasi masyarakat”, kata Foni.

Menurutnya, tantangan dan berbagai permasalahan akan kebutuhan hidup manusia saat ini tidak terlepas dari perubahan lingkungan sosial, baik lokal maupun global.

Sehingga perlu peran aktif tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat dengan memperhatikan nilai-nilai luhur masyarakat lokal yang menjadi warisan turun-temurun.

Oleh karenanya, kata Foni, kegiatan sarasehan 3 hari tersebut menghasilkan rekomendasi peran kearifan lokal dalam konteks penanganan bencana sosial, peningkatan peran kearifan lokal sebagai penyangga penanganan bencana sosial, serta terwujudnya harmonisasi kehidupan sosial masyarakat.

Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Dinsos NTT sekaligus panitia penyelenggara, Andreas Kono, mengatakan bahwa peserta yang hadir pada kegiatan tersebut berasal dari berbagai latar belakang, seperti tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pelopor perdamaian, dan juga aparat pemerintahan.

Salah seorang peserta perwakilan Kabupaten Malaka, Manuel Bere Bauk, memberikan kesan terhadap positif terhadap kegiatan tersebut.

Menurutnya,  beberapa materi yang telah diterimanya menjadi bahan refleksi yang kemudian dapat dijadikan pegangan dalam kehidupan sosial.

“Materi yang kami terima akan kami bawa pulang ke kampung kami masing-masing untuk kami praktekan misalnya mencegah terjadinya konflik-konflik sosial dalam masyarakat di wilayah kami” ungkap Bauk. (Dede/ VoN).

Kota Kupang
Previous ArticleWALHI NTT Gelar Konsultasi Daerah Lingkungan Hidup
Next Article  Ini 5 Rekomendasi KDLH WAHLI NTT

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.