Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Kades Pungut Uang Janji Bantu Rumah Murah, Ini Reaksi Pemkab Matim
VOX DESA

Kades Pungut Uang Janji Bantu Rumah Murah, Ini Reaksi Pemkab Matim

By Redaksi21 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas PMD Matim, Paskalis Serajudin
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Paskalis Sirajudin sudah angkat bicara terkait pungutan sejumlah kepala desa (kades) dengan janji bantuan rumah.

“Saya sendiri juga belum tahu, program ini dari mana, sampai harus minta uang dari masyarakat seperti itu. Setahu saya semua program pemerintah yang dicanangkan untuk rakyat sederhana di desa tidak diminta sepeser pun dari masyarakat yang akan dibantu,” kata Paskalis melalui pesan singkat, Jumat (21/4/2017).

Karena itu, ia meminta masyarakat yang dirugikan oleh pungutan ini untuk segera melapor. Hal ini penting, kata Sirajudin, agar para Kades tersebut diperiksa.

“Saya dorong masyarakat yang telah mengumpulkan dana tersebut melaporkan secara tertulis kepada pak bupati melalui camat agar dilakukan pemeriksaan khusus,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengajak para kades yang melakukan itu agar segera mengembalikan uang tersebut.

“Sebaiknya kades yang mengumpulkan dana tersebut dari masyarakat supaya segera mengembalikan dana tersebut kepada semua pihak yang telah mengumpulkannya,” pintah Paskalis.

Sebelumnya diberitakan, ada sejumlah Kades di Matim memungut uang dari warganya dengan janji akan diberi bantuan rumah.

Baca: Janji Rumah Murah, Kades Melo Poco Ranaka Pungut Uang Kepada Warga

Kades-kades tersebut antara lain Kades Melo-Poco Ranaka, Kades Waling-Borong, Kades Golo Wune-Poco Ranaka dan Kades Gunung-Kota Komba.

Besaran pungutan keempat Kades ini berbeda-beda tapi sama-sama menyasar puluhan warga yang dianggap punya rumah tak layak huni. Tapi sampai sekarang rumah yang dijanjikan tersebut tak kunjung datang.

(Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticleMengenal Lebih Dekat Siapa Benny K Harman Sesungguhnya
Next Article Perempuan NTT Harus Diberi Kesempatan Dalam Urusan Politik

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.