Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Lari Sore Jadi Trend Masyarakat Kota Kupang
HEADLINE

Lari Sore Jadi Trend Masyarakat Kota Kupang

By Redaksi21 April 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana ruas jalan Adi Sucipto Kupang di sore hari
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT- Jalan Adisucipto Bandara Eltari Kupang memiliki pemandangan berbeda di sore hari.

Ruas jalan yang biasanya sibuk dengan arus lalu lintas kendaraan menuju ataupun keluar lingkungan bandara ini terlihat berbeda saat mentari perlahan di ufuk senja.

Kira-kira pukul 16.00 setiap sore hari, ruas badan jalan yang biasa dikenal dengan nama jalan bandara ini diramaikan sejumlah orang yang tengah melakukan lari sore (jogging). Pria-wanita, tua-muda tanpa kenal strata melakukan aktivitas sehat di ruas jalan ini.

Lari (jogging) menjadi trend olahraga terkini masyarakat. Selain dilakukan dengan mudah, olahraga ini ekonomis untuk semua kalangan.

Mahasiswa ataupun pegawai kantoran rasa-rasanya tak perlu merogoh kocek lebih daripada sekedar membeli segelas air kemasan memuaskan dahaga.

Gambaran tersebut tampak di setiap sore di sudut Kota Kupang. Tak perlu mengeluarkan banyak biaya layaknya berolahraga pada fasilitas gym, lantai aspal luas di jalan bandara seolah-olah menyediakan kenyamanan berolahraga.

“Di sini lebih nyaman, pohon-pohon masi banyak. Katong bisa hirup udara segar”, ungkap Peter, remaja 25 tahun yang berdomisili di Walikota, Kupang Kamis (20/04/2017).

Memang ada sejumlah tempat yang sedianya digunakan tempat jogging di Kota Kupang. Sebut saja Taman Nostalgia, ruas jalan Frans Seda hingga beberapa kompleks perkantoran di Kota Kupang.

Namun tak kurang dari itu, kebanyakan masyarakat memilih berolahraga di lantai aspal Adi Sucipto.

Pada sudut berbeda, tampak sejumlah orang ramai memanjang sepanjang jalan dua jalur menuju gedung ruang tunggu VIP bandara El Tari Kupang.

Ada yang sedang duduk santai, sebagiannya lari-lari kecil, lainnya sedang asyik melakukan foto selfi.

“Katong su selesai jogging. Sekarang istirahat ko sambil foto-foto di sini” ungkap Nony diangguk setuju kedua rekannya.

Lebih dari itu, suasana senja di wilayah pengamanan TNI AU ini menjadi salah satu gambaran trend baru akan kebutuhan olahraga masyarakat kota Kupang.

Ketika banyak fasilitas olahraga yang dikormersilkan kepada masyarakat dengan tarif bulanan ataupun tahunan, sebagian masyarakat memilih jenis olahraga murah dan mudah seperti jogging pada pinggiran bahu jalan.

Suasana senja di jalan menuju gedung ruang tunggu VIP Bandara El Tari kupang

Namun, perlu diingat bahwa dimanapun aktivitas manusia tentu harus diperhatikan kenyamanan dan keamanan bagi tubuh terkhusus kesehatan itu sendiri.

Semisal melakukan jogging di badan jalan umum yang ramai dengan lalu lintas kendaraan.

Asap kendaraan bermotor tentu tidak baik untuk kesehatan tubuh terutama paru-paru.

Sementara itu, tubuh akan semakin banyak menghirup udara saat kita aktivitas olahraga aerobic seperti jogging.

Sehingga, zat-zat berbahaya yang dikeluarkan kendaraan bermotor seperti zat karbon monoksida dan volatile organic compoundsatau disebut zat VOC bisa dihirup masuk ke dalam paru-paru saat melakukan aktivitas olahraga di pinggiran jalan umum.

Oleh karena itu, pilihlah tempat olahraga yang nyaman dan aman bagi kesehatan diri, terlebih kesehatan tubuh, sehingga kebutuhan akan tubuh yang bugar dan sehat terpenuhi dengan melalui olahraga yang mudah dan murah. ~ Mens sana in corpore sano ~ (Dede/ VoN)

Previous ArticleMaknai Hari Kartini, Komunitas Sastra Hujan Kunjungi RS. St Damian Cancar
Next Article Jalan Soverdi Bagai Kubangan, Warga Tagih Janji DPRD Kota Kupang

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.