Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Siswa SMAK Thomas Morus Ende Ditemukan Tak Bernyawa
Regional NTT

Siswa SMAK Thomas Morus Ende Ditemukan Tak Bernyawa

By Redaksi30 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Ardianus Faldi Sapa (17) siswa kelas 11 Jurusan Bahasa SMAK Santo Thomas Morus Ende ditemukan tak bernyawa di pantai Mbuu Perairan Nanganesa, Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.

Korban ditemukan pada Minggu (30/4/2017) pukul 15.15 wita.

Penemuan tersebut atas kerja keras pihak tim pencarian baik Badan Penanggungalangan Bencana, Kepolisian Sektor Ndona, Aparat TNI serta masyarakat Nanganesa.

Proses evakuasi dilakukan melalui Pelabuhan Ipi. Selanjutnya menuju Rumah Sakit Ende untuk dilakukan visum.

Kapolsek Ndona Tomy Kapasiang mengatakan peristiwa naas tersebut berawal korban mandi di Pantai Mbuu sendiri. Tiba-tiba ombak besar langsung menyeret korban hingga ke tengah laut.

Saat itu korban berusaha untuk menyelamatkan diri seraya meminta bantuan. Namun, usaha tersebut gagal dan akhirnya tenggelam.

“Menurut keterangan saksi yang saat itu sementara mandi di pantai melihat korban datang dari arah pantai langsung membuka baju serta menuju ke laut hendak mandi. Sesaat kemudian saksi melihat ombak besar serta langsung menyeret korban kedalam laut,”katanya terpisah.

Kapolsek Tomy menuturkan para saksi tidak membantu lantaran arus gelombang yang besar. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

Ia mengaku korban diseret arus gelombang pada Sabtu (29/4) sekitar pukul 17.00 wita. Korban merupakan warga Kekasewa Kecamatan Ndona.

Disaksikan VoxNtt.com di lokasi kejadian, ribuan warga menyaksikan proses evakuasi korban. Jarak dari bibir pantai menuju tempat evakuasi diperkirakan 200 meter ke arah laut.***(Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticleSiswa SMAK Thomas Morus Diseret Ombak di Perairan Nanganesa Ende
Next Article Api Melahap Sebuah Rumah di Pau-Ruteng, Mobil Damkar Tak Siaga

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.