Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Siswa SMAK Thomas Morus Diseret Ombak di Perairan Nanganesa Ende
Regional NTT

Siswa SMAK Thomas Morus Diseret Ombak di Perairan Nanganesa Ende

By Redaksi30 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim dari pencarian dan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Ende sedang mencari korban (Foto : Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Siswa Sekolah Menengah Agama Katolik Santo Thomas Morus Ende tenggelam di perairan Nanganesa pada Sabtu (29/4/2016) sekitar pukul 16.00 wita.

Korban tersebut atas nama Adrianus Faldi Sapa (17) siswa kelas 11 jurusan Bahasa.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian pada Minggu pagi, awalnya Fadli sedang berjalan sendirian di tepi pantai Nanganesa. Tiba-tiba diseret arus gelombang hingga ke tengah laut.

Mansur, warga Nanganesa menjelaskan peristiwa yang sama kerap terjadi di perairan Nanganesa.

Setiap tahun, kata dia, selalu terjadi peristiwa serupa.

“Katanya dia jalan-jalan saja. Langsung dibawa arus ombak ke tengah. Disini memang selalu terjadi seperti ini,”ungkap Mansur di lokasi kejadian

Sementara menurut Yasinta Tambindi dan Ketty Ndora, teman korban mengaku Fadli adalah warga Kekasewa, Kecamatan Ndona.

Fadli tinggal di sebuah rumah kontrakan di komplek Fird tidak jauh dari perairan Nanganesa.

“Kemarin dia sekolah. Di sekolah dia (korban, red) biasa-biasa saja. Tidak ada yang aneh pada dia,”ucap Yasinta di lokasi pencarian.

“Hanya kemarin dulu dia menyanyi waktu perpisahan dengan kami kelas tiga,”tambah Ketty yang mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut.

Pantauan media ini, tim penanggulangan bencana daerah sedang mencari korban di perairan Nanganesa. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan.***(Ian Bala/VoN).

Ende
Previous ArticleSebanyak 195 Siswa SD GMIT SoE I Terima Beasiswa PIP
Next Article Siswa SMAK Thomas Morus Ende Ditemukan Tak Bernyawa

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.