Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Ini Penjelasan Pihak TNK Terkait Wisatawan yang Digigit Komodo
HEADLINE

Ini Penjelasan Pihak TNK Terkait Wisatawan yang Digigit Komodo

By Redaksi3 Mei 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban Long Lee Alcc yang digigit komodo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT- Wisatawan asal Singapura, Long Lee Alcc digigit komodo di Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) pada, Rabu 3 April 2017

Wisatawan itu digigit komodo saat sedang shooting binatang itu yang sedang makan kambing di permukiman warga.

Kepala Taman Nasional Komodo (TNK),Sudiono kepada VoxNtt.com, Rabu (3/5/2017) menjelaskan kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.00 Wita.

Wisatawan asal Singapura itu digigit saat mengambil video komodo yang sedang makan kambing di seputar permukiman warga di Pulau Komodo.

“Warga Komodo sudah melarang wisatawan itu untuk mengambil gambar dari jarak dekat tetapi wisatawan itu tetap mengambil gambar lebih dekat,” ujar Sudiono.

Dia mengatakan wisatawan asal Singapura itu selama berwisata di Kawasan TNK menginap di rumah warga tidak menginap di hotel. Sebelum digigit komodo, Long Lee Alec ke Loh Liang, salah satu lokasi obyek wisata di kawasan TNK.

Saat ini kata dia, Long Lee Alec sedang dirawat oleh petugas medis.

Direncanakan wisatawan itu akan diantar ke Rumah sakit Siloam Labuan Bajo.

Sudiono juga menghimbau wisatawan yang berkunjung di kawasan TNK agar selalu menjaga rambu-rambu dan peraturan yang dibuat oleh balai TNK. (Gerasimos Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleHardiknas 2017, LMND Sikka Serukan Cabut UU Sisdiknas dan Dikti
Next Article Pendidikan Lonto Leok Diluncurkan, Pemkab Matim Siap Mereplikasi

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.