Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Johnny Plate: Kades Tidak Boleh Korupsi Dana Desa
VOX DESA

Johnny Plate: Kades Tidak Boleh Korupsi Dana Desa

By Redaksi3 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPR RI, Johnny Plate saat reses di Desa Daleng, Kecamatan Lembor, Mabar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT-Wakil Fraksi Partai NasDem DPR-RI, Johnny G Plate meminta para Kepala Desa (Kades) di wilayah Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) agar tidak boleh korupsi dana desa.

Hal itu disampaikan Johnny G Plate saat reses di Desa Wae Sako dan Daleng, Rabu (3/5/2017).

Dia mengatakan Dana Desa diperjuangan untuk kepentingan kemajuan desa, bukan untuk kantong-kantong pribadi para Kades.

Oleh karena itu, diharapkan seluruh Dana Desa harus terserap semua di desa bukan untuk kepentingan sekelompok orang tertentu saja.

“Kami sudah membuat draf khusus untuk penggunaan dana desa itu agar mempermudah para Kades untuk mengelola dana desa,” tutur Johnny.

Menurutnya, Dana Desa setiap tahun akan bertambah terus menerus. Hal itu bertujuan agar Indonesia dibangun dari desa bukan bangun dari Jakarta.

Sehingga ke depannya jika seluruh desa sudah maju maka Indonesia dengan sendiri akan jaya dan maju.

“Kita berharap agar pendamping desa juga berasal dari desa itu sendiri,begitu juga dengan tenaga kerja yang mengerjakan proyek infrastruk dana desa itu adalah benar-benar warga desa itu sendiri bukan dari desa lain,” tutur Johnny.

Kepala Desa Wae Wako kecamatan Lembar Maksimus Hamja mengatakan, di desanya seluruh Dana Desa dimanfaatkan untuk pembenahan infrastruktur jalan karena sudah menjadi persoalan utama.

“Di sini kami buka jalan baru dan peningkatan jalan,” tutur Hamja. (Gerasimos Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleLMND NTT Sebut Pendidikan Saat Ini Berwatak Kolonial
Next Article Ini Rencana Pembangunan Tahap Pertama di Kawasan Gunung Meja Ende

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.