Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun 2017, Hanya Satu SMP di Ngada yang Gunakan UNBK
Regional NTT

Tahun 2017, Hanya Satu SMP di Ngada yang Gunakan UNBK

By Redaksi3 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngada, Vinsensius Milo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Dari 61 SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Ngada yang menjalankan Ujian Nasional, hanya satu yang menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di tahun 2017 ini. Sekolah tersebut yakni SMP Negeri 2 Bajawa.

Kepala Dinas Pendidikan Ngada Vinsensius Milo Kepada VoxNtt.com, Rabu (3/5/ 2017), mengatakan untuk sekolah selain SMP Negeri 2 Bajawa masih menjalankan ujian nasional berbasis pensil dan kertas (UNPK).

Menurut Vinsensius, pelaksanaan UNBK baik SMP maupun SMA di Ngada masih mengalami kendala minimnya ketersediaan fasilitas. Untuk SMA dan SMK saja belum lama ini, baru 5 sekolah yang melaksanakan UNBK.

 Dia menjelaskan, pelaksanaan UNBK perlu menyiapkan dengan baik terutama pengadaan fasilitas seperti komputer dan jaringannya atau server. Sehingga pelaksanaannya jauh lebih efektif dan dapat dilaksanakan oleh semua sekolah.

Vinsensius menambahkan,  tahun 2017 ini sebanyak 3.432 siswa SMP di Ngada mengikuti Ujian Nasional serentak. ‎

Jumlah siswa peserta UN ini berasal dari 56 SMP, baik negeri maupun swasta. Sedangkan, lima sekolah diantaranya belum menyelenggarakan Ujian Nasional karena tidak memiliki siswa kelas sembilan pada tahun pelajaran 2016/2017.

Menurutnya penyelenggaraan Ujian Nasional SMP hari pertama pada Selasa 2 Mei 2017 dirasakan istimewa karena  bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Meskipun ada kegiatan peringatan Hardiknas, namun Ujian Nasional hari pertama berjalan dengan lancar. (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticleAset Koperasi Fa Masa Capai Rp‎ 1 Miliar Lebih
Next Article Siswa SMKN 1 Kupang Promosikan Destinasi Wisata Lewat Brosur

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.