Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Survei: Ande Agas Juarai Elektabilitas Balon Bupati Matim
Regional NTT

Survei: Ande Agas Juarai Elektabilitas Balon Bupati Matim

By Redaksi6 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Efremi Ngabur, S.PSi, Direktur JHRC, Elsa Sambang, MM, Direktur Divisi Research dan Publikasi, Albina Redemta, S.Psi, Peneliti dan Psikolog SH
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Lembaga Survei Jefrin Haryanto Research Centre (JHRC) memprediksi Pilkada Matim akan berlangsung sangat kompetitif.

Peneliti Jefrin Haryanto Research Centre, Elsa Sambang dalam jumpa pers di Lopo kevikepan Kamis (4/5) mengatakan survey  telah  berlangsung dari tanggal 3 -7 April di 8 Kecamatan.

JHRC menggunakan metode multi-stage random sampling dengan jumlah responden  800 orang dari 9 Kecamatan dan margin of error sebesar 5 persen.

Dikatakannya, survey ini bertujuan untuk memetakan isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat dan harapan publik terhadap Bupati dan Wakil bupati.

Lanjut Elsa, dari survey yang dilakukan terlihat belum cukup lebarnya jarak popularitas dan elektabilitas antara kandidat.

Dikatakan Elsa, masing-masing kandidat memiliki kesulitan pada tidak berimbangnya popularitas dan elektabilitas antara bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati yang diusung.

Hal ini disebabkan oleh rata-rata bakal calon wakil bupati yang kurang menonjol secara popularitas dan elektabilitas.

“Situasi hari ini masih memberi ruang bagi munculnya kandidat-kandidat baru”, katanya.

Elsa mengatakan  tidak menutup kemungkinan parpol akan meramu paket-paket baru dengan melihat mapping  elektabilitas dan popularitas kandidat hari ini.

Ande Agas Pimpin Elektabilitas

Berdasarkan tren dukungan spontan atau top of mind, elektabilitas cabup Andreas Agas berada di atas beberapa rival lainnya.

Popularitas Andreas Agas masih 80  persen, disusul  Tarsi Sius Syukur 60 persen, Lucius Modo 57 persen dan sejumlah kandidat lainnya yang diikut sertakan dalam survei ini.

Lanjut dia, apabila pilkada dilangsungkan hari ini, maka mayoritas publik memilih Andreas Agas yang berada di posisi 12 persen dan masih menjadi persentase tertinggi diantara kandidat-kandidat lainnya.

Kemudian disusul Tarsisius Syukur sebesar 10 persen, Paskalis Sirajudin 7 Persen, Bonefasius Uha dan Frans Sarong sama sama berada pada posisi 6 Persen, dan disusul Wilbrodus Nurdin sebesar 2 persen.

Dari porsentase yang ada, semua kandidat masih memiliki peluang yang relatif sama untuk unggul. Itu bergantung pada strategi politik dan trend perilaku pemilih di  masa kampanye nanti.  (Taris Nansi/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleTravel Agen Liar di Labuan Bajo Ganggu Iklim Usaha Pariwisata
Next Article WNI eks Timor Timur Butuh Kepastian Hukum Atas Tanah

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.