Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Terlalu Kecil, Terminal Aimere Tidak Bisa Menampung Kendaraan
Regional NTT

Terlalu Kecil, Terminal Aimere Tidak Bisa Menampung Kendaraan

By Redaksi8 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pimpinan OPD serta para camat di Kabupaten Ngada sedang menggelar Rapat kordinasi tentang penertiban parkiran liar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Terminal di pasar Aim‎ere, Kabupaten Nagada tidak bisa menampung kendaraan roda empat dan enam lantaran terlalu kecil dan sempit.

Camat Aimere Maxi Neta melalui Sekcam Lukas Loko mengungkapkan itu ‎dalam rapat koordinasi bidang perekonomian terkait retribusi parkir dan pungutan lainnya di wilayah kabupaten itu. Rapat kordinasi ini berlangsung di aula Setda Ngada, Senin (8/5/2017).

Dia mengatakan kondisi terminal Aimere yang kecill itu membuat banyak kendaraan‎ pada setiap hari pasar di memarkir di badan jalan, bahkan sampai di lapangan bola kaki. Parkiran ini tentu saja banyak masyarakat mengeluh.

Karena itu, Lukas menyarankan kepada Pemda Ngada agar segera melakukan kordinasi dengan pastor paroki Aimere untuk bisa melakukan kerja sama. Kerja sama terutama agar kendaraan bisa parkir di halaman gereja.

Baca: Pemda Ngada Akan Tertibkan Parkiran Liar

“Kalau bisa pemda bisa koordinasi dengan pastor paroki Aimere untuk melakukan kerja sama. Karena paroki halamannya luas apa lagi letaknya cukup dekat dengan pasar. Sehingga kendaraan bisa parkir di halaman paroki,” pintanya.

Rapat tersebut menghasilkan‎, keputusan bahwa badan jalan di pasar Aimere harus bebas parkir sehingga lalu lintas tidak terganggu, terutama di hari pasar.

Terkait keluhan itu, Asisten III Setda Ngada Hironimus Reba Watu berjanji akan melakukan kordinasi dengan pastor paroki Aimere.

“Dalam waktu dekat kita akan ke Aimere. Nanti kesepakatan seperti apa tentunya Pemda (Ngada) pasti terima,” katanya.

Menurutnya kalau tidak secepat diatasi akan dikhwatirkan bakal menyebabkan terjadinya kecelakaan‎.‎ (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticlePemda Ngada Akan Tertibkan Parkiran Liar
Next Article Mahasiswa Manggarai di Malang Diskusi Tentang Bola Sepak

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.