Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ribuan Mahasiswa di Manggarai Minta Ahok Dibebaskan
Regional NTT

Ribuan Mahasiswa di Manggarai Minta Ahok Dibebaskan

By Redaksi11 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ribuan Mahasiswa di Manggarai Minta Ahok Dibebaskan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Ribuan mahasiswa yang terdiri dari berbagai Perguruan Tinggi di Manggarai pada Kamis (11/5/2017)  menyelenggarakan mimbar umum di Lapangan Motang Rua-Ruteng.

Dalam mimbar itu, para mahasiswa itu mendesak Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang mengadili perkara Ahok pada tingkat banding segera membebaskan Gubernur DKI non aktif itu dari segala tuntutan hukum.

Menurut mereka, Ahok tak bersalah dalam sangkaan penistaan agama sebagaimana dituduhkan sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas).

Sebab itu, para mahasiswa ini menilai hukuman dua tahun penjara yang sebelumnya dijatuhkan Pengadilan Jakarta Utara tidak adil.

“Putusan itu dibuat atas dasar tekanan masa, bukan lahir dari proses yang adil,” kata Mikael Nardi dalam orasinya dalam Mimbar Umum Bela NKRI di lapangan Motang Rua, Kamis (11/5/3017).

Kata Nardi, kasus Ahok ini direkayasa oleh kelompok-kelompok yang tak ingin Jakarta bersih dari korupsi. Sebab jika Ahok masih berkuasa, kelompok-kelompok itu tak bisa lagi korupsi uang negara.

“Sebab itu, kita sama-sama pekikan; bebaskan Ahok!” imbuhnya.

Senada dengan Mikael Nardi, Dosen STKIP Ruteng, Pastor Ino Sutam juga mengajak seluruh mahasiswa untuk sama-sama bersuara bebaskan Ahok. Ia yakin suara-suara mahasiswa dapat didengar hakim sehingga Ahok dibebaskan.

Selain minta bebaskan Ahok, dalam kesempatan itu pula, Pastor Ino Sutam juga mengajak seluruh elemen masyarakat Manggarai untuk melawan Organisasi Masyarakat (Ormas) radikalisme yang akhir-akhir ini berkembang di Indonesia.

“Ormas-Ormas itu berpotensi memecah belah keutuhan NKRI dan Pancasila kita,” pungkasnya.(Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai
Previous ArticleProyek DD di Desa Fatuana Diduga Bermasalah, Ini Komentar Inspektorat TTU
Next Article Upah Tak Lagi Dibayar Pakai Bosda, Guru PAUD di Matim Kesal

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.