Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Yohana Koten, Boyong Medali Emas untuk Mabar di Popda II NTT
NTT NEWS

Yohana Koten, Boyong Medali Emas untuk Mabar di Popda II NTT

By Redaksi17 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yohana Koten, peraih medali emas randori putri kelas 30 Kg kategori SMP
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Yohana Koten, atlet beladiri kempo dari Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) berhasil meraih medali emas pertama pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) II NTT tahun 2017.

Dia meraih emas pada randori putri kelas 30 Kg kategori SMP setelah berhasil mengalahkan atlet kempo dari Kabupaten Sabu Raijua, Selah Dimung pada partai final di Gor Flobamora Kupang, Rabu (17/5/2017) sore.

Sebelum melaju ke babak final, atlet berusia 14 tahun yang biasa disapa Koten itu terlebih dahulu mengalahkan atlet kempo dari Kabupaten Ende.

Untuk randori putri kelas 30 Kg kategori SMP sendiri diikuti oleh 22 kenshi dari 15 Kabupaten/Kota se-NTT.

Pelatih kempo Mabar, Yohanes Jangkut mengatakan untuk randori putri kelas 30 Kg pihaknya memasukan dua kenshi untuk ikut bertanding. Namun, salah satu kenshi yang bernama Nabilah kalah melawan atlet kempo dari Kota Kupang dalam perempat final.

“Ini baru pertama kita meraih mendali emas, masih ada sisa belasan atlet lagi yang akan bertarung,” ujar Jon Jangkut.

Ofisial kempo Mabar, Gerasimos Satria mengaku, untuk sementara kempo Mabar meraih 1 emas dan 2 perunggu.

Dua perunggu itu di raih oleh Asran Sapardin pada randori putra kelas 50 Kg kategori SMA dan Fian Toni Peter Lukas Mangiradja randori putra kelas 55 Kg.

“Kita masih ada peluang meraih medali pada kelas rendori dan embu lainnya,” kata Satria.

Seperti diketahui, pada Popda II NTT kempo Mabar mengirim 19 atlet untuk merebut 30 medali. (Gerasimos Satria/VoN)

Kota Kupang Manggarai Barat
Previous ArticlePolres TTS Periksa Sejumlah Saksi Ungkap Kematian Yohana dan Bayinya
Next Article Longsor di Jalur Mukun-Mbajang Belum Dibersihkan, Warga Pertanyakan Hati Nurani Pemerintah

Related Posts

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.