Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Wakil Rakyat di Manggarai Saling Lapor ke Polisi, Elias Dabur: Memalukan!
NTT NEWS

Wakil Rakyat di Manggarai Saling Lapor ke Polisi, Elias Dabur: Memalukan!

By Redaksi23 Mei 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Elias Sumardi Dabur
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Pemerhati politik, Elias Sumardi Dabur (ESD) angkat bicara soal aksi saling lapor yang dilakukan oleh dua anggota DPRD Manggarai, Osi Gandut dan Marsel Ahang. Menurut dia, kejadian itu memalukan lembaga DPRD Manggarai.

“Memalukan! Terkesan, DPRD Manggarai tidak memiliki pedoman dan tata tertib Anggota DPRD, di mana dalam tatib tersebut memuat hak, kewajiban, tugas, wewenang anggota, termasuk mekanisme penyelesaian masalah antaranggota dan pimpinan,” katanya melalui pesan WhatsApp, Senin (22/5/2017).

ESD menjelaskan jika ada masalah diantara anggota dan pimpinan, sebaiknya tatib itu bisa dipakai sebagai rujukan.

Baca: Osi Gandut dan Marsel Ahang Saling Lapor ke Polisi

“Jangan-jangan, DPRD Manggarai tidak punya tatib keanggotaan, sehingga penyelesaian masalah internal mereka yang seharusnya bisa diselesaikan secara internal, perlu diserahkan ke lembaga lain, seperti Kepolisian?,” tanyanya.

“Tindakan kedua anggota DPRD ini jelas mempermalukan lembaganya sendiri. Bagaimana menyelesaikan masalah masyarakat, kalau masalah antarmereka saja tidak mampu mereka selesaikan sendiri?,” pungkasnya.

Sebab itu, ia menegaskan bahwa DPRD itu merupakan unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang bekerja berdasarkan norma dan etika pemerintahan. Mestinya, lanjut ESD, etika dan norma pemerintahan yang turunannya ada pada tatib itu benar-benar dilaksanakan demi kredibilitas lembaga DPRD itu sendiri. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai
Previous ArticleIni Rincian Dana yang Dikucurkan ke Desa Bowali Tahun 2017
Next Article Rintihan Guru Honorer Menunggu Kebijakan Pasti Pemprov NTT

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.