Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»SMK St Familia Tanamkan Budaya Literasi Lewat Mading
VOX GURU

SMK St Familia Tanamkan Budaya Literasi Lewat Mading

By Redaksi24 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Majalah dinding “Kereba Safana” dipajang di dinding sekolah St. Familia
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Majalah dinding atau yang biasa disebut MADING adalah salah satu jenis media komunikasi tulisan yang paling sederhana.

Lewat mading penulis bisa mengungkapkan gagasannya lewat tulisan dan pembaca bisa tahu apa yang terjadi di luar dirinya.

Menyadari pentingnya majalah dinding, SMK St. Familia Wae Nakeng, Desa Poco Ruteng, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat menanamkan budaya literasi (membaca dan menulis) lewat majalah dinding yang diberi nama “Kereba Safana”.

Fransiskus Xaverius Juru, Pembina Majalah dinding SMK St. Familia, saat ditemui media ini di ruang kerjanya Rabu, (24/05/16) menjelaskan di sekolah tersebut kegiatan menulis dilaksanakan demi pengembangan minat dan bakat anak dalam dunia jurnalistik.

“Harapannya pemahaman mereka soal menulis menjadi biasa lewat latihan menjadi wartawan cilik untuk meliput semua informasi di lembaga ini,” tutur Juru.

Dari hasil informasi yang dihimpun oleh wartawan-wartawan cilik itu, sekolah juga meluncurkan buku kecil yang berjudul Fajar yang disebarkan ke orang tua murid.

Juru berharap semoga dengan adanya wadah menulis ini, siswa-siswi semakin giat untuk menulis dan tulisannya bisa dipublikasikan di media massa ternama di NTT.

Sementara itu, ketua OSIS SMK St. Familia Wae Nakeng, Fridoling Sugiarto menjelaskan sejak adanya majalah didinding siswa-siswi yang ada di lembaga itu memiliki bakat menulis yang tinggi.

“Agar bakat ini tidak terpendam maka kami buat majalah dinding. Karya-karya yang dihasilkan dari siswa-siswi kami satukan dalam majalah dinding” jelas Sugiarto. (Kontributor:Mulia Donan/VoN).

Kota Kupang
Previous ArticlePLTMG Kapasitas 20 MW Dibangun di Desa Tanjung Boleng
Next Article Distamben NTT Penghambat Eksekusi Kasus PT ERI

Related Posts

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026

Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PH Tanah 10 Hektare di Kupang Berakhir Damai

2 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.